MITRABERITA.NET | Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, secara resmi melepas jamaah calon haji Aceh Besar yang tergabung dalam Kloter 2 Embarkasi Banda Aceh. Prosesi pelepasan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh haru, di Aula Jeddah Asrama Haji Banda Aceh, Rabu (6/5/2026).
Sebanyak 393 jamaah calon haji Aceh Besar dipastikan siap berangkat menuju Tanah Suci. Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memastikan seluruh persiapan teknis maupun administrasi telah terpenuhi sesuai dengan laporan panitia.
“Alhamdulillah kloter 2 insyaallah akan berangkat nanti malar, saya lihat sudah memadai dari laporan panitia tadi, dari 393 jamaah yang berangkat, semua sudah siap,” ungkapnya kepada wartawan, usai acara pelepasan.
“Teknis dan sebagainya itu tugas dari badan haji yang lebih tahu. Tapi berdasarkan laporan ke kami semua sudah oke. Tinggal melaksanakan perjalanan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Syech Muharram juga menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para jamaah Aceh Besar, terutama terkait kesiapan fisik dan sikap selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
“Saya berharap kepada seluruh jamaah untuk menjaga kesehatan, tetap kompak sesama jamaah haji asal Aceh, dan bisa bersanding dengan jamaah haji yang lain, karena ini ramai sekali,” imbaunya.
Ia juga mengingatkan bahwa ibadah haji merupakan momentum spiritual yang harus dijalani dengan penuh kesabaran dan kedisiplinan, mengingat jutaan umat Islam dari berbagai negara akan berkumpul dalam satu waktu.
“Kita tidak perlu berebutan, mengikuti saja seluruh rangkaian dengan tertib. Saya sampaikan tadi kepada jamaah agar tetap istiqamah dan tawadhu dengan sesama jamaah haji,” ungkapnya.
Suasana haru juga terlihat saat rombongan keluarga jamaah turut mengantarkan keberangkatan. Mereka terlihat menunggu untuk memberi dukungan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
Pelepasan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam memastikan pelayanan terbaik bagi jamaah haji, sekaligus memberikan dukungan moral agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan optimal. []






















