DAERAHTNI/POLRI

TNI dan Warga Rampungkan Pembangunan Jembatan Perintis Meunasah Krueng Bireuen

×

TNI dan Warga Rampungkan Pembangunan Jembatan Perintis Meunasah Krueng Bireuen

Sebarkan artikel ini
Prajurit TNI bersama warga berhasil merampungkan pembangunan jembatan perintis di Desa Meunasah Krueng, pada Sabtu (14/3/2026). Foto: Pendam IM

MITRABERITA.NET | Personel gabungan dari Yonif TP 837/Ksatria Trunojoyo, Yonif 113/Jaya Sakti, Yonzipur 16/Dhika Anoraga, serta personel Kodim 0111/Bireuen bersama warga berhasil merampungkan pembangunan jembatan perintis di Desa Meunasah Krueng, pada Sabtu (14/3/2026).

Pembangunan jembatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah itu pada November 2025.

Bencana tersebut menyebabkan rusaknya sejumlah infrastruktur penting, termasuk jembatan penghubung utama yang selama ini menjadi akses vital bagi aktivitas warga.

Akibat putusnya jembatan lama, mobilitas masyarakat di Desa Meunasah Krueng dan wilayah sekitarnya sempat terhambat. Warga kesulitan melintas untuk berbagai keperluan, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga menuju fasilitas umum lainnya.

Kondisi tersebut memaksa masyarakat harus memutar melalui jalur alternatif yang lebih jauh dan memakan waktu lebih lama.

Melihat kondisi itu, personel TNI bergerak cepat membantu masyarakat dengan membangun jembatan perintis yang dapat difungsikan sebagai jalur penghubung sementara.

Jembatan yang dibangun memiliki panjang sekitar 170 meter dengan lebar 1,2 meter, melintasi sungai selebar sekitar 140 meter. Proses pembangunan dilakukan oleh prajurit TNI dengan dukungan penuh dari masyarakat setempat yang turut terlibat dalam kegiatan gotong royong selama pengerjaan berlangsung.

Berkat kerja sama yang solid antara TNI dan warga, pembangunan jembatan tersebut akhirnya berhasil diselesaikan dengan progres mencapai 100 persen.

Kehadiran jembatan perintis ini diharapkan dapat memulihkan kembali akses transportasi masyarakat yang sebelumnya terhambat akibat rusaknya jembatan lama.

Selain menjadi penghubung antarwilayah, jembatan tersebut juga memiliki peran penting bagi perekonomian warga yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dan pekebun.

Dengan tersedianya akses yang lebih mudah, masyarakat kini dapat kembali mengangkut hasil pertanian dan perkebunan mereka untuk dipasarkan ke daerah lain.

Salah seorang warga Desa Meunasah Krueng, Sukardi, menyampaikan rasa terima kasih kepada prajurit TNI yang telah membantu membangun kembali jembatan tersebut.

Menurutnya, keberadaan jembatan perintis sangat membantu masyarakat yang sebelumnya kesulitan menyeberangi sungai setelah jembatan lama rusak akibat banjir.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang telah membantu membangun kembali jembatan ini. Dengan adanya jembatan perintis ini, masyarakat kini bisa kembali beraktivitas seperti biasa tanpa harus memutar jalan yang jauh,” ujar Sukardi.

Ia menambahkan bahwa proses pembangunan yang dilakukan secara gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi bukti nyata kebersamaan dalam menghadapi kesulitan.

Selama proses pembangunan berlangsung, masyarakat ikut membantu para prajurit dalam berbagai pekerjaan, mulai dari pengangkutan material hingga pemasangan rangka jembatan.

“Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran bapak-bapak TNI. Selain membangun jembatan, mereka juga bekerja bersama masyarakat dengan penuh semangat sehingga pekerjaan dapat selesai dengan cepat,” katanya.

Sukardi berharap jembatan yang telah dibangun tersebut dapat dijaga dan dirawat bersama oleh seluruh masyarakat agar tetap aman digunakan dalam jangka panjang.

Pembangunan jembatan perintis di Desa Meunasah Krueng ini menjadi salah satu bukti nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Editor: Redaksi

Media Online