PEMERINTAHAN

Jelang Ramadan, Sekda Aceh Koordinasi Percepatan Pembangunan Huntara dengan Kemenko Infrastruktur

×

Jelang Ramadan, Sekda Aceh Koordinasi Percepatan Pembangunan Huntara dengan Kemenko Infrastruktur

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA., melakukan silaturahmi sekaligus diskusi dengan Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah Agraria dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Infrastruktur, Nazib Faizal, di ruang kerja deputi di Jakarta, pada Jumat (6/2/2026). Foto: Adpim Setda Aceh

MITRABERITA.NET | Pemerintah Aceh mempercepat langkah penanganan pascabencana dengan mendorong pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah pusat menjelang bulan suci Ramadan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA., melakukan silaturahmi sekaligus diskusi dengan Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah Agraria dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Infrastruktur, Nazib Faizal, di ruang kerja deputi di Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Dalam pertemuan itu, Sekda Aceh turut didampingi Kepala Inspektorat Aceh, Kepala Biro Administrasi Pembangunan, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh.

Pertemuan tersebut difokuskan pada percepatan pembangunan huntara sebagai solusi tempat tinggal sementara bagi masyarakat yang kehilangan rumah akibat bencana. Pemerintah Aceh menilai pembangunan huntara menjadi kebutuhan mendesak agar warga terdampak dapat kembali menjalani kehidupan secara lebih layak.

Sekda Aceh M. Nasir menegaskan, percepatan pembangunan huntara menjadi prioritas pemerintah daerah, terutama untuk memastikan masyarakat korban bencana dapat menjalani ibadah Ramadan dengan kondisi yang lebih aman dan nyaman.

“Pemerintah Aceh sangat berharap dukungan serta sinergi dari pemerintah pusat agar pembangunan huntara dapat segera direalisasikan. Kami ingin masyarakat terdampak bencana dapat menempati hunian yang layak sebelum Ramadan,” ujar M. Nasir.

Ia menambahkan, keberadaan huntara tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal sementara, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses pemulihan sosial dan psikologis masyarakat pascabencana. Karena itu, koordinasi lintas sektor dinilai sangat diperlukan agar proses pembangunan berjalan cepat dan tepat sasaran.

Sementara itu, Deputi Kemenko Infrastruktur Nazib Faizal menyambut baik langkah proaktif Pemerintah Aceh dalam mempercepat penanganan dampak bencana. Ia menegaskan, pemerintah pusat berkomitmen mendukung percepatan pembangunan huntara melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga terkait.

Menurut Nazib, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam memastikan program penanganan pascabencana dapat berjalan efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

Pertemuan tersebut diharapkan menghasilkan langkah-langkah konkret dalam percepatan pelaksanaan pembangunan huntara di Aceh. Pemerintah Aceh menargetkan, penanganan hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana dapat terealisasi tepat waktu, sehingga proses pemulihan kehidupan masyarakat dapat berlangsung lebih optimal.

Editor: Redaksi

Media Online