MITRABERITA.NET | Upaya pemulihan pascabencana terus dilakukan di sejumlah wilayah Aceh. Salah satunya melalui renovasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Tualang Cut, Kabupaten Aceh Tamiang, yang rusak akibat banjir bandang dan tanah longsor.
Kegiatan renovasi tersebut dilaksanakan oleh personel Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 899/Bata Satya Gardapati sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan dan masyarakat terdampak bencana.
Pengerjaan renovasi mulai dilakukan sejak Selasa (3/2/2026) dengan fokus pada pemulihan sarana dan prasarana sekolah agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal, aman, dan nyaman bagi para siswa.
Sejumlah fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan menjadi prioritas perbaikan, di antaranya pembenahan halaman sekolah, perbaikan plafon ruang kelas, serta pengecatan kusen dan jendela bangunan yang terdampak banjir dan cuaca ekstrem.
Sebanyak 30 personel Yonif TP 899/Bata Satya Gardapati dikerahkan dalam kegiatan tersebut. Dengan mengedepankan semangat gotong royong dan kebersamaan, para prajurit bekerja secara maksimal untuk mempercepat proses renovasi. Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 15 persen dan ditargetkan terus meningkat sesuai dengan rencana kerja yang telah disusun.
Komandan Yonif TP 899/Bata Satya Gardapati, Letkol Inf Satriyo Pinandito, S.Sos., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana, khususnya di sektor pendidikan yang memiliki peran strategis dalam mencetak generasi penerus bangsa.
Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya dalam penanganan darurat bencana, tetapi juga dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas umum yang terdampak.
“Sekolah yang layak dan aman sangat penting untuk mendukung kenyamanan serta tumbuh kembang siswa dalam menuntut ilmu. Karena itu, kami berupaya membantu percepatan pemulihan agar aktivitas pendidikan dapat segera kembali berjalan normal,” ujar Satriyo.
Ia menambahkan, Yonif TP 899/Bata Satya Gardapati akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, pihak sekolah, dan masyarakat setempat agar proses renovasi berjalan lancar, tepat sasaran, serta selesai sesuai target.
Sementara itu, pihak SDN 1 Tualang Cut menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan bantuan yang diberikan TNI. Salah seorang guru mengungkapkan bahwa bencana banjir dan longsor sebelumnya telah merusak sejumlah fasilitas sekolah sehingga menghambat kegiatan pembelajaran.
Dengan adanya renovasi tersebut, pihak sekolah optimistis proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal. Selain memperbaiki kondisi fisik bangunan, kehadiran TNI juga memberikan dampak positif secara psikologis bagi para guru dan siswa yang terdampak bencana.
Pemulihan fasilitas pendidikan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kembali semangat belajar siswa sekaligus mempercepat pemulihan sektor pendidikan di wilayah terdampak bencana di Aceh Tamiang.
Editor: Redaksi






















