NASIONALTNI/POLRI

Usai Dilantik Jadi Kapolri, Suyudi: Sejatinya Polisi Harus Selalu Dekat dengan Masyarakat

×

Usai Dilantik Jadi Kapolri, Suyudi: Sejatinya Polisi Harus Selalu Dekat dengan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto usai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (1/10/2026). Foto: BPMI Setpres

MITRABERITA.NET | Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (1/10/2026).

Usai dilantik sebagai Kapolri, Jenderal Suyudi menegaskan arah awal kepemimpinannya dengan memperkuat pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, dan kedekatan polisi dengan masyarakat.

Ia mengatakan langkah awal kepemimpinannya akan dimulai dengan konsolidasi internal sekaligus mengevaluasi berbagai program yang telah dijalankan kepemimpinan sebelumnya.

Program yang dinilai masih baik akan dilanjutkan, sedangkan berbagai hal yang dinilai masih membutuhkan pembenahan akan diperbaiki.

“Kami akan melihat hal-hal yang mungkin masih bisa ditindaklanjuti dan masih cukup baik kita akan lanjutkan dan yang masih perlu diperbaiki kita akan perbaiki,” ujar Kapolri.

Suyudi mengatakan peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi salah satu fokus utama kepemimpinannya. Bersamaan dengan itu, Polri akan memperkuat penegakan hukum yang adil serta membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Arah tersebut, kata dia, sejalan dengan program kerja yang diusungnya, yakni “Polisi Bersama Masyarakat”. Program itu menempatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat sebagai bagian penting dalam menjalankan tugas kepolisian.

“Tentunya kita akan mengedepankan upaya-upaya peningkatan pelayanan publik. Kemudian juga penegakan hukum yang adil dan juga kami berupaya untuk bisa lebih dekat kepada masyarakat sesuai dengan apa yang menjadi program kerja kami yaitu polisi bersama masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Suyudi, kedekatan polisi dengan masyarakat bukan sekadar program, melainkan bagian mendasar dari tugas kepolisian.

Polisi dituntut hadir di tengah masyarakat dan mampu memberikan respons terhadap persoalan keamanan serta ketertiban secara cepat.

“Memang sejatinya polisi harus selalu dekat dengan masyarakat, harus berada di tengah-tengah masyarakat dan juga memberikan jawaban kepada masyarakat secara cepat dalam kerangka kamtibmas,” lanjutnya.

Untuk memperkuat konsolidasi internal, Suyudi mengatakan pihaknya akan memetakan berbagai persoalan di tubuh Polri. Pemetaan itu diperlukan untuk menentukan langkah yang menjadi prioritas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kita akan mencoba belanja masalah dan juga akan melakukan langkah-langkah yang kami anggap penting, menjadi prioritas kami tentunya dalam kerangka hankamtibmas,” ucapnya.

Selain pembenahan internal, Suyudi turut menyoroti sejumlah persoalan yang selama ini menjadi perhatian Presiden Prabowo, khususnya masalah narkotika, penyelundupan, dan judi online.

Menurutnya, Presiden secara konsisten mengingatkan jajaran Polri agar berbagai persoalan yang menjadi keresahan masyarakat tersebut mendapat perhatian serius.

“Yang pasti Bapak Presiden selalu mengingatkan pada kami semua, terutama dalam berbagai kegiatan seperti juga kemarin pada saat rapat bersama, terutama terkait dengan masalah-masalah narkotika, kemudian penyelundupan, judi online, dan hal-hal lain yang menjadi keresahan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Editor: Redaksi

Media Online