PERISTIWATNI/POLRI

Tumpukan Kayu Sisa Banjir Terbakar, Babinsa dan Warga Bahu-Membahu Padamkan Api

×

Tumpukan Kayu Sisa Banjir Terbakar, Babinsa dan Warga Bahu-Membahu Padamkan Api

Sebarkan artikel ini
Kebakaran tumpukan kayu sisa material banjir bandang di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat malam (6/3/2026). Api berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran bersama TNI dan warga melakukan penanganan di lokasi. Foto: Pendam IM

MITRABERITA.NET | Kebakaran tumpukan kayu sisa material banjir bandang di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, yang terjadi pada Jumat malam 6 Maret 2026, berhasil dikendalikan berkat respons cepat aparat dan masyarakat.

Kebakaran terjadi di area belakang Pondok Pesantren Al-Mucklisin, Dusun Bukit, sekitar pukul 19.30 WIB. Api diduga berasal dari tumpukan kayu yang terbawa arus banjir bandang sebelumnya dan menumpuk di lokasi tersebut. Kondisi kayu yang sudah kering membuat api cepat membesar dan berpotensi merambat ke area sekitar.

Babinsa Koramil 02/Karang Baru Kodim 0117/Aceh Tamiang Mhd. Fauzi Kurniawan bersama perangkat desa dan warga segera melakukan penanganan awal. Mereka melakukan pemantauan lokasi sekaligus berupaya menahan api agar tidak meluas sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Babinsa juga membantu mengamankan area sekitar dan memastikan api tidak menjalar ke fasilitas lain, terutama kompleks pesantren yang berada tidak jauh dari titik kebakaran. Kehadiran aparat di lokasi turut membantu mengoordinasikan masyarakat agar tetap berada pada jarak aman.

Sekitar pukul 20.27 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Kota Kuala Simpang tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman. Tak lama kemudian, tujuh unit tambahan armada pemadam kembali dikerahkan untuk memperkuat penanganan kebakaran tersebut.

Secara keseluruhan, sembilan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar tumpukan kayu tersebut. Kerja sama antara petugas pemadam, aparat TNI, perangkat desa, dan masyarakat membuat proses pemadaman berjalan lebih cepat sehingga api tidak meluas ke permukiman warga.

Hingga kini, aparat bersama petugas terkait masih terus memantau kondisi di lokasi guna memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala. Masyarakat juga diimbau tetap waspada serta segera melapor kepada aparat apabila menemukan potensi kebakaran, terutama di area yang masih terdapat sisa material banjir bandang. []

Editor: Redaksi

Media Online