MITRABERITA.NET | Kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap masa depan generasi muda kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan pendidikan bagi anak-anak korban banjir di Kabupaten Bireuen.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Komandan Kodim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi, bersama jajaran TNI, unsur Muspika, serta relawan kemanusiaan, pada Senin 5 Januari 2026.
Bantuan berupa tas sekolah dan perlengkapan alat tulis itu disalurkan di sejumlah titik pengungsian dan permukiman warga terdampak banjir. Kegiatan ini turut dihadiri prajurit TNI, perwakilan Polri, aparat pemerintahan desa, serta para relawan yang selama ini aktif membantu proses penanganan dan pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.
Penyaluran bantuan pendidikan ini merupakan bentuk kepedulian Panglima TNI terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak di tengah situasi darurat bencana. Meski terdampak banjir dan kehilangan sebagian fasilitas belajar, anak-anak diharapkan tetap memiliki semangat untuk bersekolah dan meraih cita-cita mereka.
Hal itu tampak dari raut wajah ceria dan antusiasme anak-anak saat menerima bantuan secara langsung. Tas dan perlengkapan sekolah yang dibagikan menjadi simbol harapan sekaligus penyemangat agar mereka tidak tertinggal dalam proses belajar.
Komandan Kodim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban orang tua yang terdampak secara ekonomi akibat bencana banjir. Selain itu, bantuan ini juga menjadi bentuk dukungan moril agar anak-anak tetap fokus pada pendidikan meskipun berada dalam kondisi sulit.
“Melalui bantuan ini, kami ingin memberikan dorongan semangat kepada anak-anak agar tetap belajar dan tidak patah semangat. Pendidikan adalah investasi masa depan bangsa, sehingga harus tetap berjalan meskipun dalam keterbatasan,” ujar Dandim.
Ia menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya terbatas pada penanganan darurat bencana, tetapi juga berlanjut pada pendampingan dalam proses pemulihan.
Aspek sosial dan pendidikan, khususnya bagi anak-anak, menjadi perhatian penting agar masyarakat dapat bangkit secara utuh pascabencana. Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, unsur Muspika, relawan, dan masyarakat setempat.
Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai sangat penting untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Melalui pesan “Tetap Semangat Kita Indonesia” yang terpampang dalam kegiatan tersebut, TNI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga optimisme, solidaritas, dan kepedulian sosial, terutama di tengah ujian bencana alam.
Dengan adanya bantuan pendidikan ini, diharapkan anak-anak korban banjir di Kabupaten Bireuen dapat kembali menjalani aktivitas belajar dengan penuh semangat, menatap masa depan yang lebih baik, serta tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh dan berdaya saing.
Editor: Redaksi














