MITRABERITA.NET | Prestasi membanggakan ditorehkan Muhammad Zaki, putra asli Gampong Lhok Aman, Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan. Pemain muda tersebut sukses meraih penghargaan sebagai Pemain Terbaik Piala Soeratin Aceh U-17 Tahun 2026 setelah mengantarkan Persada Abdya menjadi juara.
Atas pencapaian itu, Keuchik Gampong Lhok Aman Hajjal Mabrur memberikan apresiasi kepada Zaki di Kantor Keuchik Gampong Lhok Aman, Rabu (16/9/2026).
Selain menyampaikan penghargaan, Keuchik juga menyerahkan sejumlah uang tunai sebagai bentuk dukungan dan motivasi agar Zaki terus mengembangkan bakatnya di dunia sepak bola.
Pemberian apresiasi tersebut turut disaksikan Sekretaris Desa Lhok Aman Suhaimi, SP, Kepala Dusun Keude Munawar Hafizhi, serta Wakil Ketua Tuha Peut Gampong Lhok Aman Hasnawi.
Hajjal Mabrur mengaku bangga atas prestasi yang diraih Zaki. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga telah membawa nama Gampong Lhok Aman ke tingkat yang lebih luas.
Ia berpesan agar Zaki tidak cepat berpuas diri dan terus menjaga konsistensi dalam mengembangkan kemampuannya, baik di dalam maupun di luar lapangan.
“Jangan cepat berpuas diri dengan apa yang sudah diraih. Teruslah berlatih, jaga kebugaran dan pergaulan. Jangan sampai terpengaruh hal-hal negatif, terutama narkoba, karena itu dapat menghambat perkembangan bakat dan prestasi ke depan,” ujarnya .
Hajjal Mabrur berharap keberhasilan Zaki dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak Gampong Lhok Aman lainnya untuk berani mengembangkan bakat dan mengejar prestasi sesuai bidang masing-masing.
“Kami akan terus mendukung putra-putri Lhok Aman untuk berprestasi di bidang apa pun, selama itu dapat membawa nama baik gampong,” ujarnya.

Kepala Dusun Keude Munawar Hafizhi juga menilai pencapaian Zaki layak menjadi motivasi bagi generasi muda Lhok Aman. Ia berharap anak-anak di gampong tersebut tetap fokus belajar sekaligus mengasah potensi yang mereka miliki.
Khusus kepada Zaki, Munawar meminta pemain muda itu berani memasang target tinggi dalam perjalanan karier sepak bolanya.
“Pasang target yang tinggi. Minimal suatu saat bisa masuk skuad Timnas Indonesia. Itu bukan sesuatu yang mustahil. Zaki masih muda dan masih memiliki banyak waktu untuk terus mengasah diri dan meningkatkan kemampuan,” kata Munawar.
Menurut Munawar, perjalanan seorang pemain tidak hanya ditentukan kemampuan teknis. Sikap dan karakter juga menjadi bagian penting yang harus dibangun sejak dini.
“Jangan hanya fokus menempa skill. Attitude juga sangat penting dan menjadi modal untuk berkembang lebih baik ke depan,” ujarnya.
Bawa Persada Abdya Juara
Muhammad Zaki merupakan pemain kelahiran Gampong Lhok Aman, 20 Juli 2009. Saat ini, ia tercatat sebagai siswa kelas XI SMA Negeri 2 Meukek.
Dengan tinggi sekitar 168 sentimeter, Zaki memperkuat Persada Abdya, klub asal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), dalam ajang Piala Soeratin Aceh U-17 Tahun 2026 yang berlangsung di Bireuen.
Persada Abdya memastikan gelar juara setelah mengalahkan lawannya dengan skor 1-0 pada partai final yang berlangsung 25 Juli 2026 di Bireuen. Zaki menjadi salah satu pemain penting dalam perjalanan tim hingga meraih trofi juara.
Penampilan konsistennya sepanjang turnamen kemudian mendapat penghargaan individu sebagai Pemain Terbaik Piala Soeratin Aceh U-17 2026.
Keberhasilan tersebut sekaligus membuka langkah baru bagi Zaki. Bersama Persada Abdya, ia akan membawa nama Aceh untuk tampil pada Piala Soeratin tingkat nasional.
Bagi Gampong Lhok Aman, pencapaian tersebut bukan sekadar sebuah penghargaan individu. Prestasi Zaki menjadi bukti bahwa talenta muda dari gampong juga memiliki peluang untuk berkembang dan bersaing hingga ke tingkat yang lebih tinggi.
Editor: Redaksi






















