Rahmatillah Tak Terima Diberitakan Digerebek Istri di Hotel Syariah

Ilustrasi digerebek berduaan di kamar hotel. (Foto: iStock)

MITRABERITA.NET | Bos Travel Umrah ‘NGI’ Rahmatillah akhirnya mau menanggapi dan memberikan klarifikasi terkait penggerebekan oleh istrinya di kamar hotel syariah di Banda Aceh.

Namun, ia tidak terima karena peristiwa penggerebekan tersebut diberitakan oleh media pers. Ia bahkan mengancam akan melaporkan wartawan MITRABERITA.NET ke pihak siber Polda Aceh.

“Mohon klarifikasi tentang berita ini, saya tidak pernah memberikan izin. Jika berita ini tidak dihapus saya akan melaporkan ke pihak ciber Polda Aceh terkait UU ITE & UU Pers,” katanya, via aplikasi WhatsApp, Ahad 30 Maret 2025.

Di samping itu, Rahmatillah berdalih bahwa ia sudah berpisah dengan istri yang menggerebek dirinya bersama wanita lain.

“Mohon dihapus bang. Itu istri kedua saya, dan sama istri pertama saya sudah pisah, akibat sakit hati dia buat begitu,” ungkapnya.

Tidak diketahui apa maksud kalimat “sakit hati karena dibuat begitu” dari Rahmatillah. Namun, ia menegaskan bahwa wanita yang digerebek sedang bersamanya di dalam kamar hotel syariah dekat Blang Padang Banda Aceh itu adalah istrinya yang kedua.

Rahmatillah juga menyampaikan alasan dirinya tidak menanggapi dan tidak membalas upaya klarifikasi dari media MITRABERITA.NET pada Kamis 27 Maret 2025 dan Ahad 30 Maret 2025 sebelum berita tayang. Menurutnya, ia tidak sempat membalas karena masih melakukan koordinasi dengan kuasa hukum.

Ia berdalih membahas soal hubungan atau status dirinya dengan istri yang kini tidak lagi diakui sebagai istri sahnya. “Tiba-tiba kok sudah di update ini. Saya masih berkoordinasi dengan tim hukum saya terkait masalah dengan istri saya selama ini,” ujarnya.

Rahmatillah juga menjelaskan yang menjadi persoalan bukan peristiwa yang di hotel tersebut (penggerebekan saat berduaan dengan wanita lain), yang menjadi masalah itu memang yang di rumah tangga. Selama ini saya masih berkoordinasi dengan tim hukum saya,” jelasnya.

Bahkan, Rahmatillah mengaku belum mengikuti sidang (perceraian) dengan istrinya. Meskipun begitu, ia menyebut tidak boleh media memberitakan tanpa konfirmasi. “Salah itu harusnya bang,” tegasnya.

Di samping itu, Rahmatillah yang mengaku mengerti hukum itu ingin mencari solusi bersama dengan Media MITRABERITA.NET berupa “hapus berita”. Jika tidak, ia akan melaporkan ke siber Polda Aceh.

Sebelumnya diberitakan, seorang bos travel umrah ‘NGI’ berinisial R, di Banda Aceh digrebek istri sah pada saat sedang berduaan dengan wanita lain di sebuah kamar Hotel Syariah di Kota Banda Aceh.

Baca: Bos Travel Umrah di Banda Aceh Digerebek Sedang Berduaan di Kamar Hotel Syariah

Menurut informasi yang dihimpun, sang istri yang merasa curiga dengan perubahan sikap suaminya, selama ini terus memperhatikan gerak-gerik dan keanehan sikapnya.

Kecurigaan sang istri terbukti setelah ia mendapatkan informasi bahwa suaminya menginap di hotel syariah tersebut bersama seorang wanita yang diduga selingkuhan suaminya, pada Jumat 14 Maret 2025.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kejadian itu, Wartawan MITRABERITA.NET telah mendatangi hotel syariah yang berlokasi di dekat Blang Padang Banda Aceh tersebut, namun belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen hotel.

Sementara itu, S–Kepala Bagian Security hotel syariah itu membenarkan adanya penggerebekan oleh seorang wanita terhadap seorang pria yang diduga suaminya, saat berduaan dengan wanita lain.

Menurutnya, pihak hotel juga telah dipanggil oleh penyidik Polresta Banda Aceh untuk dimintai keterangan mengenai pengerebekan tersebut. “Benar bang, tapi saya tidak tahu juga yang digerebek itu orangnya siapa,” ungkapnya.

Hal itu disampaikan S saat ditemui wartawan di hotel syariah tersebut pada Kamis 27 Maret 2025. Sementara untuk informasi lebih lanjut, menurutnya hal itu merupakan wewenang dari manajemen untuk hotel untuk menjelaskan.

Lantas, apakah Rahmatillah sudah dipanggil dan diperiksa oleh kepolisian atas laporan usai penggerebekan tersebut?

Kasatreskrim Polresta Banda Aceh Kompol Fadillah Aditya Pratama, yang dikonfirmasi sejak Ahad 30 Maret 2025, hingga saat ini belum juga menanggapi pertanyaan yang diajukan Wartawan Media MITRABERITA.NET melalui aplikasi WhatsApp.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *