MITRABERITA.NET | Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) serta Kesejahteraan Sosial (Kesos) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh kembali mencatatkan prestasi membanggakan setelah resmi meraih predikat Akreditasi Unggul, status tertinggi dalam sistem akreditasi nasional.
Predikat tersebut diberikan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) setelah kedua prodi menjalani asesmen lapangan dan evaluasi komprehensif pada Juni 2026.
Dengan capaian tersebut, kini lima dari enam program studi di lingkungan FDK UIN Ar-Raniry telah mengantongi akreditasi Unggul, memperkuat posisi fakultas sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi keagamaan Islam yang memiliki daya saing di tingkat nasional.
Dekan FDK UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Kusmawati Hatta, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh sivitas akademika yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut, mulai dari tim penyusun borang, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni hingga para mitra kerja.
Menurutnya, raihan akreditasi Unggul merupakan bukti nyata komitmen fakultas dalam meningkatkan mutu pendidikan, pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, serta tata kelola akademik yang berkelanjutan.
“Raihan akreditasi Unggul ini adalah hasil kerja keras, kerja cerdas, dan kerja seluruh tim keluarga besar Prodi BKI dan Kesos serta tim FDK lainnya. Ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus mempertahankan kualitas serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sebagai komitmen menjaga kualitas dan Tridharma Perguruan Tinggi,” ujar Kusmawati.
Sementara itu, Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan FDK UIN Ar-Raniry, Dr. Mahmuddin, M.Si, melalui keterangan tertulis kepada media pada Senin (3/8/20206) menjelaskan keberhasilan tersebut ditopang oleh sejumlah faktor strategis.
Di antaranya peningkatan jumlah dosen bergelar doktor dan publikasi ilmiah bereputasi, pengembangan kurikulum berbasis kompetensi yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja, perluasan kemitraan dengan berbagai lembaga, termasuk organisasi nonpemerintah (NGO), serta meningkatnya prestasi mahasiswa di tingkat lokal, nasional, hingga internasional.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Prodi BKI Dr. Ismiati beserta tim dan Ketua Prodi Kesos Teuku Zulyadi, Ph.D bersama seluruh tim yang menjadi ujung tombak dalam proses pencapaian akreditasi tersebut.
Mahmuddin menambahkan, sebelum BKI dan Kesos meraih predikat Unggul, tiga program studi lain di lingkungan FDK telah lebih dahulu memperoleh status serupa, yakni Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), dan Manajemen Dakwah (MD).
“Alhamdulillah, dari enam prodi di FDK, lima di antaranya telah meraih akreditasi Unggul. Sementara satu prodi lainnya, yaitu Manajemen Haji dan Umrah (MHU), baru berusia satu tahun dan direncanakan mengajukan akreditasi pada tahun depan,” kata Mahmuddin.
Capaian ini diharapkan semakin memperkuat posisi Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry sebagai fakultas unggul di lingkungan UIN Ar-Raniry maupun Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia, sekaligus mendukung visi universitas menuju World Class University.
Editor: Redaksi














