DAERAHTNI/POLRI

Prajurit Kodam IM dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jembatan Gantung di Darul Hasanah

530
×

Prajurit Kodam IM dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jembatan Gantung di Darul Hasanah

Sebarkan artikel ini
Prajurit TNI Posramil Darul Hasanah bersama warga Desa Buntul Kendawi bergotong royong memperbaiki jembatan gantung yang rusak akibat banjir guna memulihkan akses vital penghubung antar desa di Aceh Tenggara, Selasa (23/12/2025). Foto: Pendam IM

MITRABERITA.NET | Prajurit TNI dari Posramil Darul Hasanah, jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara, Korem 011/Lilawangsa, Kodam Iskandar Muda, bersama masyarakat Desa Buntul Kendawi, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, bergotong royong memperbaiki jembatan gantung yang rusak akibat banjir.

Perbaikan jembatan tersebut dilakukan sebagai upaya membuka kembali akses vital penghubung antar desa yang sempat terputus. Jembatan gantung ini menjadi satu-satunya jalur utama bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari anak-anak yang berangkat ke sekolah hingga warga yang mengangkut hasil pertanian.

Danposramil Darul Hasanah, Peltu Dedi Cahyadi, mengatakan jembatan gantung memiliki peran strategis bagi kehidupan masyarakat Desa Buntul Kendawi dan sekitarnya.

“Jembatan gantung ini merupakan sarana vital bagi masyarakat. Kondisinya sangat menentukan kelancaran aktivitas warga, terutama anak-anak sekolah dan masyarakat yang menggantungkan hidup dari hasil pertanian,” ujar Peltu Dedi di sela kegiatan perbaikan, Selasa (23/12/2025).

Ia menjelaskan, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan sejumlah bagian jembatan mengalami kerusakan cukup parah. Beberapa papan lintasan sudah lapuk dan rusak, sementara tali baja penahan jembatan mulai melemah, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan warga.

“Melihat kondisi tersebut, kami bersama Babinsa dan masyarakat berinisiatif melakukan perbaikan secara swadaya dan gotong royong, agar akses penghubung antar desa ini dapat kembali digunakan dengan aman,” jelasnya.

Pengerjaan perbaikan difokuskan pada penggantian papan lintasan yang rusak serta penguatan tali baja penahan jembatan guna meningkatkan kekuatan dan stabilitas konstruksi.

Peltu Dedi berharap, setelah perbaikan selesai, aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. Ia menegaskan bahwa keberadaan jembatan gantung sangat membantu kelancaran mobilitas warga, khususnya anak-anak yang setiap hari melintasi jembatan untuk menuntut ilmu serta masyarakat yang mengandalkan hasil kebun sebagai sumber penghidupan.

“Kami berharap jembatan gantung ini bisa kembali dimanfaatkan secara aman oleh masyarakat, sehingga aktivitas warga sehari-hari tidak lagi terhambat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Peltu Dedi menegaskan komitmen TNI Kodim 0108/Aceh Tenggara untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan, terutama dalam pemulihan infrastruktur pascabencana.

“Ini merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus bagian dari dukungan kami terhadap pembangunan dan pemulihan infrastruktur di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara,” pungkasnya.

Editor: Redaksi

Media Online