DINAMIKANASIONAL

Prabowo Dialog Tiga Jam dengan Ulama, Bahas Geopolitik hingga Masa Depan Bangsa

×

Prabowo Dialog Tiga Jam dengan Ulama, Bahas Geopolitik hingga Masa Depan Bangsa

Sebarkan artikel ini
Prabowo Subianto, menggelar silaturahmi dengan para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis (5/3/2026). BPMI Setpres

MITRABERITA.NET | Presiden Prabowo Subianto, menggelar silaturahmi dengan para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis (5/3/2026). Pertemuan itu menjadi forum dialog antara pemerintah dan tokoh agama untuk membahas berbagai isu strategis, baik di tingkat nasional maupun global.

Pertemuan yang berlangsung selama sekitar tiga jam itu dimanfaatkan untuk bertukar pandangan mengenai perkembangan geopolitik dan geokonomi dunia yang dinilai memiliki dampak terhadap kondisi Indonesia.

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Ahmad Muzani, mengatakan bahwa pertemuan tersebut bertujuan membangun pemahaman bersama antara pemerintah dan para ulama mengenai berbagai dinamika global yang sedang berkembang.

“Pertemuan ini dimaksudkan untuk saling memahami dan saling mendengar terkait perkembangan informasi geopolitik dan geokonomi yang terjadi akhir-akhir ini,” ujar Muzani kepada awak media usai pertemuan.

Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo juga memaparkan berbagai tantangan yang tengah dihadapi bangsa, mulai dari situasi global hingga langkah-langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Yahya Zainul Ma’arif atau yang akrab disapa Buya Yahya, menyebut Presiden menyampaikan penjelasan secara terbuka kepada para ulama mengenai kondisi bangsa saat ini. Dalam kesempatan yang sama, para kiai juga memberikan pandangan dan masukan kepada pemerintah.

“Beliau sudah menjelaskan panjang lebar tentang tantangan-tantangan negeri ini. Dan negeri ini akan tetap terjaga jika kita mengandalkan kebersamaan dan persatuan,” ujar Buya Yahya.

Hal senada disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Hasib Wahab Hasbullah, yang menilai pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara ulama dan pemerintah dalam membangun bangsa.

Menurutnya, kolaborasi antara ulama dan pemimpin negara menjadi kunci dalam menjaga persatuan serta menghadapi berbagai tantangan yang ada. “Kiai-kiai, ulama, dan para umara ini jadi satu sekarang ini,” tegas Hasib.

Ia juga menyampaikan optimisme bahwa sinergi antara pemerintah dan tokoh agama akan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.

“Insyaallah, dengan dibina oleh Bapak Presiden Prabowo, Indonesia akan menjadi negara yang makmur dan adil,” ujarnya.

Pertemuan silaturahmi tersebut sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus melibatkan tokoh agama dalam membangun dialog kebangsaan serta memperkuat persatuan di tengah dinamika global yang terus berkembang. []

Media Online