MITRABERITA.NET | Kepolisian Daerah (Polda) Aceh terus memperkuat upaya kemanusiaan pascabencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang. Melalui Bagian Psikologi Biro Sumber Daya Manusia (SDM), Polda Aceh memberikan dukungan psikososial kepada personel Polri dan masyarakat terdampak banjir, Sabtu (27/12/2025).
Kegiatan tersebut menyasar personel Polres Aceh Tamiang, personel Bawah Kendali Operasi (BKO), serta warga yang terdampak langsung bencana banjir. Pendampingan dilaksanakan di Posko Polri Kecamatan Karang Baru, salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup signifikan.
Tim psikologi dipimpin oleh Ketua Tim Bagian Psikologi Biro SDM Polda Aceh, Kompol Raswan Effendi, S.Psi., M.Psi., Psikolog, didampingi oleh sejumlah personel psikolog Polri, yakni Iptu Rico Rizkiawan, S.Psi., M.H., Iptu Rahmi Muhammad, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Brigpol Muhammad Khalil, S.Psi., M.A.P., serta Bripda Mentari Mahbengi, S.Psi.
Dalam kegiatan tersebut, tim memberikan berbagai bentuk pendampingan, mulai dari dukungan psikologis bagi penyintas banjir, pendampingan psikososial untuk anak-anak terdampak, hingga pendampingan kesehatan mental bagi personel BKO dan anggota Polres Aceh Tamiang yang bertugas di wilayah bencana.
Pendekatan dilakukan secara humanis dan persuasif, dengan menciptakan ruang aman bagi para korban untuk mengekspresikan perasaan, mengelola stres, serta memulihkan kondisi mental akibat tekanan dan trauma pascabencana.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, menyampaikan bahwa kehadiran tim psikologi di lokasi bencana merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang menyeluruh, tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga aspek kemanusiaan.
“Pendampingan psikososial ini menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan mental masyarakat dan personel yang bertugas di tengah situasi darurat. Para penyintas diberikan ruang untuk mengekspresikan emosi, seperti kesedihan dan kelelahan akibat dampak banjir,” ujar Joko Krisdiyanto.
Ia menambahkan, dukungan psikologis tersebut diharapkan mampu menciptakan rasa aman, menenangkan kondisi emosional, serta membangkitkan kembali semangat dan motivasi masyarakat untuk menjalani kehidupan secara bertahap setelah bencana.
Menurutnya, personel Polri yang bertugas di wilayah terdampak juga memerlukan perhatian khusus, mengingat mereka bekerja dalam tekanan tinggi sekaligus menghadapi dampak bencana secara langsung maupun tidak langsung.
Polda Aceh menegaskan akan terus hadir mendampingi masyarakat Aceh dalam setiap fase penanganan bencana, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana. Dukungan psikososial ini menjadi bagian penting dalam upaya membangun ketahanan mental dan sosial masyarakat agar dapat bangkit secara utuh.
Editor: Redaksi














