EKONOMI & BISNISPEMERINTAHAN

Pemko Sabang Salurkan Zakat untuk 2.812 Penerima dan Bangun 30 Rumah

×

Pemko Sabang Salurkan Zakat untuk 2.812 Penerima dan Bangun 30 Rumah

Sebarkan artikel ini
Penyaluran zakat dan infaq kepada penerima manfaat berlangsung di Aula Pulau Weh, Kantor Wali Kota Sabang, Jumat (9/10/2026). Foto: Prokopim Sabang

MITRABERITA.NET | Pemerintah Kota Sabang menyalurkan zakat dan infaq Masa Haul 2025 Tahun Anggaran 2026 kepada 2.812 penerima manfaat dari kelompok fakir, miskin, dan fisabilillah, serta mengalokasikan dana infaq sebesar Rp3,6 miliar untuk pembangunan 30 unit rumah.

Penyaluran zakat dan infaq tersebut berlangsung di Aula Pulau Weh, Kantor Wali Kota Sabang, Jumat (9/10/2026), dengan mekanisme non tunai melalui transfer ke rekening masing-masing penerima.

Kegiatan itu dihadiri Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, serta jajaran Pemerintah Kota Sabang.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli didampingi Ketua TP-PKK Kota Sabang Nuri Farisal, Suradji Junus, dan Ketua BKMT Kota Sabang Erwani Meutia menyerahkan bantuan secara simbolis kepada penerima manfaat.

Zulkifli mengatakan, zakat dan infaq memiliki peran penting bukan hanya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai instrumen sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dan memperkuat solidaritas di tengah masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua, Sekretaris, Dewan Pengawas, dan seluruh jajaran Baitul Mal Kota Sabang yang telah bekerja maksimal untuk menyukseskan penyaluran zakat dan infaq ini. Kepada para penerima manfaat, saya berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” kata Zulkifli.

Ia menegaskan, penetapan penerima bantuan dilakukan berdasarkan ketentuan dan kriteria yang berlaku. Baitul Mal Kota Sabang juga melakukan pendataan dan survei untuk memastikan dana zakat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi persyaratan.

“Kita juga perlu memahami bahwa penyaluran zakat dan infaq memiliki ketentuan dan kriteria yang harus dipenuhi. Baitul Mal melakukan pendataan dan survei agar bantuan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan. Karena itu, tidak semua permohonan dapat dipenuhi, dan kita berharap masyarakat dapat memahami proses tersebut,” jelasnya.

Berdasarkan rincian penyaluran, bantuan untuk senif fakir diberikan kepada 672 kepala keluarga, masing-masing sebesar Rp800.000, dengan total anggaran Rp537,6 juta.

Sementara itu, sebanyak 1.676 kepala keluarga yang masuk dalam senif miskin menerima bantuan masing-masing Rp500.000, dengan total anggaran mencapai Rp838 juta.

Bantuan juga diberikan kepada 464 penerima dari kelompok fisabilillah, yang terdiri atas guru TPA/TPQ, guru diniyah, dan balai pengajian. Masing-masing penerima memperoleh Rp307.300, dengan total anggaran Rp142.587.200.

Selain bantuan langsung kepada penerima zakat, dana infaq dialokasikan untuk pembangunan 30 unit rumah dengan anggaran Rp120 juta per unit. Total anggaran untuk program pembangunan rumah tersebut mencapai Rp3,6 miliar.

Wali Kota Sabang menilai, penyaluran secara non tunai menjadi salah satu langkah untuk memperkuat tata kelola zakat dan infaq. Mekanisme transfer dinilai mendukung ketertiban administrasi, memudahkan proses penyaluran, serta memperkuat dokumentasi penggunaan dana.

Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas harus terus dijaga agar pengelolaan dana umat dapat dipertanggungjawabkan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Baitul Mal Kota Sabang.

Zulkifli juga mengajak masyarakat yang telah memenuhi kewajiban zakat untuk terus meningkatkan kesadaran dalam menunaikan zakat, serta memperbanyak infaq dan sedekah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

“Setiap zakat, infaq dan sedekah yang kita tunaikan, insyaallah akan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi amal ibadah yang bernilai di sisi Allah SWT,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemko Sabang akan terus mendukung penguatan pengelolaan zakat dan infaq sebagai instrumen untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendorong terwujudnya kesejahteraan dan keadilan sosial.

“Harapan kami, semoga penyaluran zakat dan infaq ini membawa keberkahan bagi para muzaki, pemberi infaq, pengelola zakat, dan tentunya seluruh penerima manfaat,” tutupnya.

Editor: Redaksi

Media Online