DAERAHEKONOMI & BISNIS

Pemkab Aceh Besar Tunjukkan Kepedulian Nyata di Tengah Dampak Bencana

540
×

Pemkab Aceh Besar Tunjukkan Kepedulian Nyata di Tengah Dampak Bencana

Sebarkan artikel ini
Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris. Foto: Dok. MB

MITRABERITA.NET | Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat beberapa pekan terakhir menyisakan duka mendalam. Korban jiwa berjatuhan, sementara harta benda warga luluh lantak. Tragedi kemanusiaan ini mengundang empati luas dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.

Keprihatinan tersebut mendorong Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, menginisiasi Gerakan Aceh Besar Peduli Bencana. Gerakan kemanusiaan ini digalang untuk membantu warga yang terdampak bencana di berbagai daerah di Aceh.

Dalam waktu singkat, ratusan ton bantuan berhasil dikumpulkan dari berbagai instansi pemerintah, BUMN, BUMD, serta partisipasi masyarakat Aceh Besar. Di bawah kepemimpinan Bupati H. Muharram Idris bersama Wakil Bupati Drs. Syukri A. Jalil, bantuan logistik kemudian disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak, di antaranya Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie Jaya, Aceh Tengah, Bener Meriah, serta kawasan lainnya.

“Bantuan yang kita berikan tentu tidak sebanding dengan penderitaan yang mereka alami. Namun ini adalah wujud kepedulian dan empati warga Aceh Besar terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa bencana,” ujar Bupati Aceh Besar yang akrab disapa Syech Muharram, saat ditemui di kediamannya di BTN Ajuen, Peukan Bada, pada Kamis (25/12/2025).

Selain membantu daerah lain, dampak bencana juga dirasakan langsung oleh masyarakat Aceh Besar. Terputusnya jaringan listrik, terganggunya transportasi darat, serta melonjaknya harga kebutuhan pokok menjadi persoalan yang dihadapi warga. Salah satu dampak paling dirasakan adalah kelangkaan LPG 3 kilogram akibat terhambatnya pasokan.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Bupati Aceh Besar mengambil langkah cepat dengan menggelar Operasi Pasar (OP) LPG 3 Kg bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga. Dalam skema ini, gas bersubsidi disalurkan langsung kepada masyarakat melalui pemerintah kecamatan.

Menurut Syech Muharram, hingga berakhirnya operasi pasar pada 25 Desember 2025, jumlah LPG 3 Kg yang disalurkan melalui kegiatan tersebut mencapai 87.360 tabung.

“Melalui kerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga, sampai hari ini kita telah menyalurkan 87.360 tabung LPG 3 Kg melalui para camat se-Aceh Besar. Selain itu, distribusi melalui pangkalan juga telah mencapai 103.350 tabung,” jelasnya.

Dengan demikian, total LPG 3 Kg yang telah disalurkan di wilayah Aceh Besar selama masa darurat bencana mencapai 190.710 tabung.

Bupati Muharram menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat yang terdampak langsung oleh situasi bencana.

“Gerakan ini adalah wujud kepedulian dan kehadiran Pemkab Aceh Besar di tengah warga. Selanjutnya, Pertamina akan kembali menyalurkan LPG 3 Kg melalui pangkalan-pangkalan yang ada,” pungkasnya.

Langkah cepat Pemkab Aceh Besar ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi di tengah situasi darurat akibat bencana alam.

Editor: Redaksi

Media Online