EKONOMI & BISNISUTAMA

Pemerintah Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga 324 Hari

×

Pemerintah Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga 324 Hari

Sebarkan artikel ini
Stok beras pemerintah di gudang Bulog. Foto: Dok. Kementan - Ilustrasi

MITRABERITA.NET | Pemerintah memastikan ketersediaan beras nasional tetap dalam kondisi aman meskipun situasi geopolitik global tengah memanas. Melalui pengelolaan cadangan pangan yang terintegrasi, stok beras nasional diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 324 hari ke depan.

Perusahaan Umum Perum Bulog sebagai pengelola Cadangan Beras Pemerintah (CBP) menyatakan bahwa stok beras yang saat ini tersedia berada dalam kondisi cukup dan terkendali. Cadangan tersebut menjadi salah satu instrumen penting pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di dalam negeri.

Direktur Operasi Perum Bulog, Andi Afdal, mengatakan pihaknya terus memastikan pengelolaan cadangan beras pemerintah berjalan optimal. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi berbagai tantangan, mulai dari gejolak geopolitik global hingga potensi dampak fenomena El Nino pada 2026.

Menurut Andi Afdal, stok beras yang saat ini dikelola Bulog mencapai sekitar 3,7 juta ton. Cadangan tersebut disiapkan untuk berbagai kebutuhan strategis, termasuk intervensi pemerintah melalui operasi pasar serta program bantuan pangan guna menjaga stabilitas harga beras di masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa Bulog terus memperkuat cadangan beras melalui penyerapan produksi dalam negeri. Kebijakan ini tidak hanya menjaga ketersediaan pangan nasional, tetapi juga mendukung kesejahteraan petani dengan memastikan hasil panen terserap secara optimal.

Selain itu, sistem distribusi pangan juga terus diperbaiki agar penyaluran cadangan beras pemerintah dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. Dengan manajemen distribusi yang lebih terencana, pemerintah dapat merespons potensi gangguan pasokan di berbagai daerah secara lebih efektif.

Sementara itu, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa kondisi cadangan pangan nasional saat ini berada dalam posisi yang sangat aman.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan perhitungan menyeluruh terhadap cadangan pangan nasional dengan mempertimbangkan berbagai faktor global, termasuk dinamika konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

“Setelah kami menghitung kekuatan cadangan pangan nasional dengan mempertimbangkan kondisi geopolitik global yang memanas, Alhamdulillah cadangan pangan kita tersedia hingga 324 hari ke depan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Amran, seperti dilansir Kantor Berita Antara, Ahad 8 Maret 2026.

Menurutnya, perhitungan tersebut berasal dari berbagai sumber cadangan pangan nasional. Selain stok beras pemerintah yang dikelola Bulog sekitar 3,7 juta ton, terdapat pula cadangan di sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka) yang mencapai lebih dari 12 juta ton.

Selain itu, potensi produksi dari tanaman padi yang sedang tumbuh di lahan pertanian atau standing crop diperkirakan mencapai 10 hingga 11 juta ton. Dengan total cadangan tersebut, pemerintah optimistis kebutuhan pangan nasional dapat terpenuhi dalam jangka waktu yang panjang sekaligus menjaga stabilitas pangan di tengah ketidakpastian global.

Editor: Redaksi

Media Online