MITRABERITA.NET | Pemerintah Aceh kembali menghadirkan program mudik gratis bagi masyarakat dengan menyediakan 650 tiket penyeberangan menuju Sabang. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung kelancaran arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Nasir, turun langsung menyapa para pemudik di atas kapal KMP Aceh Hebat 2 di Pelabuhan Ulee Lheue, pada Rabu (18/3/2026), sesaat sebelum kapal bertolak menuju Sabang.
Dalam kesempatan tersebut, Nasir tidak hanya memastikan kesiapan keberangkatan, tetapi juga menyerahkan bingkisan kepada sejumlah penumpang penerima fasilitas mudik gratis. Ia turut menyampaikan salam dari Gubernur Aceh sekaligus mengingatkan pentingnya keselamatan selama perjalanan.
“Mewakili Gubernur, kami menyampaikan pesan agar seluruh penumpang selalu mengutamakan keselamatan. Semoga perjalanan ini berjalan lancar dan menyenangkan,” ujarnya melalui pengeras suara dari ruang kapten kapal.
Program mudik gratis ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Aceh dengan ASDP Indonesia Ferry. Tahun ini, total kuota yang disediakan mencapai 650 penumpang yang diberangkatkan dalam beberapa jadwal pelayaran.
General Manager ASDP Banda Aceh, Andri Setiawan, menjelaskan bahwa pada salah satu keberangkatan pukul 11.30 WIB, kapal mengangkut 246 penumpang, dengan 77 di antaranya merupakan penerima tiket gratis.
“Total tiket mudik gratis tahun ini kita sediakan sebanyak 650 orang,” kata Andri.
Program ini disambut antusias oleh masyarakat. Salah seorang pemudik, Aminah, mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas tersebut. Ia menyebut proses pendaftaran tergolong mudah dan tidak berbelit.
“Alhamdulillah tidak ada kesulitan saat mendaftar. Cukup menggunakan KTP di posko pelabuhan. Semoga ke depan kuotanya bisa ditambah,” ujarnya.
Sekda Aceh, Muhammad Nasir, berharap ke depan jumlah kuota mudik gratis dapat ditingkatkan secara signifikan. Ia bahkan menargetkan jumlah penerima manfaat bisa mencapai 2.500 orang pada tahun mendatang.
Menurutnya, peningkatan kuota harus diiringi dengan sosialisasi yang lebih masif agar masyarakat, khususnya yang berada di wilayah terpencil, dapat mengetahui dan memanfaatkan program tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal, menegaskan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN dalam mendukung mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.
Ia juga mengungkapkan bahwa selain layanan kapal feri, Pemerintah Aceh turut mendapatkan dukungan dari Kementerian Perhubungan berupa layanan mudik gratis menggunakan kapal cepat dengan kuota hingga 2.500 penumpang menuju Sabang.
“Kolaborasi ini sangat penting untuk memperluas akses transportasi, khususnya bagi masyarakat yang ingin mudik ke wilayah kepulauan,” ujar Faisal.
Turut mendampingi Sekda Aceh dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat terkait, di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh T. Robby Irza serta Kepala Biro Adpim Setda Aceh Akkar Arafat.
Dengan adanya program ini, Pemerintah Aceh berharap arus mudik menuju Sabang dapat berjalan lancar, aman, dan terjangkau, sekaligus mendorong peningkatan konektivitas serta sektor pariwisata di wilayah paling barat Indonesia tersebut. []






















