MITRABERITA.NET | Manajemen PDAM Tirta Mountala menggelar rapat evaluasi kinerja pegawai Cabang Darul Imarah pada Senin (16/3/2026). Rapat tersebut menyoroti peningkatan kinerja penagihan, percepatan penanganan tunggakan pelanggan, serta penindakan tegas terhadap pemasangan meter air ilegal.
Rapat dipimpin oleh Plt Direktur Utama Yusmadi dan didampingi Direktur Umum David Zainal, bersama jajaran kepala bagian, kepala cabang, serta pegawai operasional di PDAM Tirta Mountala Aceh Besar cabang Darul Imarah.
Dalam evaluasi tersebut terungkap bahwa Cabang Darul Imarah saat ini melayani 14.115 pelanggan. Namun demikian, tingkat kinerja penagihan masih menjadi perhatian serius manajemen. Berdasarkan laporan internal, sekitar 46 persen pergerakan kinerja di wilayah tersebut masih rendah.
Plt Dirut PDAM Tirta Mountala, Yusmadi, menegaskan bahwa capaian kinerja pegawai di cabang tersebut juga sangat menentukan performa perusahaan secara keseluruhan.
“Jika kinerja cabang tidak maksimal, maka akan berdampak langsung terhadap kinerja PDAM secara keseluruhan. Darul Imarah memiliki potensi pelanggan yang besar dan mayoritas mampu membayar, sehingga target kinerja harus bisa dicapai,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut juga disampaikan bahwa bagian penagihan saat ini diperkuat oleh tujuh petugas, termasuk tim pencatat meter yang bertugas memastikan akurasi data pemakaian pelanggan.
Manajemen PDAM turut mendorong seluruh pegawai agar meningkatkan profesionalisme dan kedisiplinan kerja. Menurut Yusmadi, pegawai PDAM harus bekerja sesuai target karena kinerja berhubungan langsung dengan keberlangsungan operasional perusahaan.
“Kita tidak sama dengan PNS. Kita harus bekerja maksimal agar perusahaan berjalan baik dan pegawai juga mendapatkan penghasilan yang layak,” ujarnya.
Selain peningkatan kinerja penagihan, rapat juga menekankan pentingnya respons cepat terhadap pelanggan yang menunggak pembayaran. Pegawai diminta saling mengingatkan dan memastikan bahwa pelanggan yang tidak memenuhi kewajibannya akan dikenakan tindakan sesuai aturan, termasuk pemutusan sambungan air.
Penertiban Sambungan Ilegal
Dalam kesempatan tersebut, manajemen juga menyoroti masih adanya sambungan air ilegal di wilayah pelayanan. Meski sebelumnya PDAM telah mengimbau seluruh cabang untuk melaporkan temuan sambungan ilegal,untuk segera ditertibkan.
Karena itu, PDAM Tirta Mountala menegaskan komitmennya untuk memberantas pencurian air melalui pemasangan sambungan ilegal.
Manajemen akan menyiapkan surat keputusan penertiban sambungan ilegal serta memperkuat koordinasi dengan kepala cabang untuk memastikan penindakan berjalan efektif.
Peningkatan Kinerja dan Keadilan Kerja
Sebagai langkah perbaikan, rapat menyepakati sejumlah poin penting, antara lain; Mendorong kesetaraan dan keadilan kerja di lingkungan pegawai, Penerbitan Surat Keputusan penertiban dan pemutusan sambungan ilegal, Penguatan operasional kerja penagihan dan pencatatan meter, dan Pemberian reward bagi pegawai yang berprestasi.
Selain itu, PDAM juga akan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat khususnya bagi pelanggan PDAM terkait kewajiban pembayaran rekening air serta kebijakan pemutusan bagi pelanggan yang menunggak.
Melalui langkah tersebut, manajemen berharap Cabang Darul Imarah mampu meningkatkan kinerja pelayanan dan penagihan sehingga mendukung kinerja keseluruhan PDAM Tirta Mountala dalam memberikan layanan air bersih yang optimal kepada masyarakat.
Editor: Redaksi






















