MITRABERITA.NET | Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) di kancah internasional. Tim mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) USK sukses meraih Juara I (1st Winner) Scientific Poster Competition pada ajang East Asian Medical Students’ Conference (EAMSC) 2026 yang digelar di Nepal.
Dalam kompetisi ilmiah bergengsi tersebut, tim FK USK mempresentasikan riset berjudul “Innovative Esketamine Nasal Spray as Adjunctive Therapy for Treatment-Resistant Depression: A Systematic Review and Meta-Analysis on Its Potential Use in Healthcare Workers.”
Karya ini menyoroti inovasi terapi kesehatan mental, khususnya potensi penggunaan esketamin nasal spray sebagai terapi adjuvan bagi pasien depresi resisten pengobatan, dengan fokus pada tenaga kesehatan sebagai kelompok rentan.
Tim peneliti terdiri dari lima mahasiswa FK USK, yakni Salwa Keisha, Nazira Evanda, Naja Nurilhaqqi Araz Albani, Putri Suhaila, dan Najwa Alifa.
Melalui pendekatan systematic review dan meta-analysis, mereka mengintegrasikan berbagai temuan ilmiah mutakhir untuk menjawab tantangan kesehatan mental yang kian mengemuka secara global.
Penelitian tersebut menyoroti tingginya beban kerja, risiko burnout, serta depresi yang dialami tenaga kesehatan, sekaligus menegaskan pentingnya pengembangan terapi berbasis bukti untuk menjaga keberlanjutan sistem pelayanan kesehatan.
Topik yang diangkat dinilai sangat relevan dengan tema besar EAMSC 2026, yakni “Mental Health and Wellbeing: Addressing the Silent Crisis.”
“Penelitian ini kami susun sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan mental tenaga kesehatan yang sering kali terabaikan, padahal mereka berada di garda terdepan pelayanan kesehatan,” ujar Salwa Keisha pada MITRABERITA.NET, Selasa 20 Januari 2026.
Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari pimpinan Fakultas Kedokteran dan Universitas Syiah Kuala. Wakil Dekan Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan FK USK, Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si, menilai capaian ini sebagai bukti keunggulan akademik sekaligus kepekaan sosial mahasiswa FK USK.
“Karya ini menunjukkan bahwa mahasiswa FK USK tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap isu kesehatan global dan kemampuan riset yang kompetitif di tingkat internasional,” ungkapnya.
Apresiasi serupa disampaikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc. Menurutnya, prestasi ini mencerminkan kualitas pembinaan kemahasiswaan USK yang mampu melahirkan kontribusi ilmiah bermakna di tingkat dunia.
“Capaian mahasiswa FK USK di EAMSC 2026 Nepal merupakan kebanggaan bagi Universitas Syiah Kuala. Ini membuktikan bahwa mahasiswa USK mampu menghadirkan gagasan ilmiah yang relevan terhadap isu kesehatan global, khususnya kesehatan mental,” ujarnya.
Penghargaan ini diraih setelah tim FK USK bersaing ketat dengan delegasi dari berbagai negara, seperti Korea Selatan, Jepang, Taiwan, Hong Kong, Singapura, dan Thailand. Keberhasilan tersebut menegaskan daya saing dan kualitas akademik mahasiswa USK di forum internasional.
Dalam ajang EAMSC 2026, tim FK USK tergabung sebagai delegasi Asian Medical Students’ Association – Universitas Syiah Kuala (AMSA USK) di bawah naungan AMSA Indonesia.
Keterlibatan ini mencerminkan peran aktif mahasiswa FK USK dalam jaringan mahasiswa kedokteran internasional serta kontribusi Indonesia dalam diskursus akademik global.
Keberhasilan ini semakin mengukuhkan komitmen Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala dalam mendorong budaya riset, inovasi, dan partisipasi aktif mahasiswa di panggung internasional.
Prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berani bersaing membawa nama USK dan Indonesia ke tingkat dunia.
Editor: Redaksi














