MITRABERITA.NET | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 40 Universitas Abulyatama (Unaya) yang sedang melaksanakan pengabdian di Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, mendapat kesempatan berharga untuk mempelajari dunia penyiaran secara langsung melalui kunjungan studi ke studio LPP TVRI Aceh di Gampong Gue Gajah, pada Rabu (4/3/2026).
Kunjungan edukatif tersebut difasilitasi oleh Pemerintah Gampong Leu Ue sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan mahasiswa selama menjalani program KKN di wilayah tersebut. Sebanyak 15 mahasiswa mengikuti kegiatan itu dan didampingi langsung oleh Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri, VE, ST.
Yusri mengatakan, gagasan kunjungan studi ini telah lebih dahulu dikomunikasikan dengan pihak TVRI Aceh agar para mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata mengenai proses produksi dan penyiaran program televisi.
“Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pengalaman baru kepada adik-adik mahasiswa KKN agar mereka bisa melihat secara langsung bagaimana proses produksi hingga penyiaran sebuah acara televisi,” ujar Yusri kepada awak media.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Stasiun TVRI Aceh yang telah memberikan kesempatan luas bagi mahasiswa untuk belajar langsung di lingkungan kerja lembaga penyiaran publik tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Stasiun TVRI Aceh, Bapak Drs. Ali Qausen, M.Si, yang telah memberikan akses dan kesempatan kepada mahasiswa KKN untuk melakukan kunjungan studi ini,” tambahnya.
Menurut Yusri, kegiatan ini juga bertujuan membantu mahasiswa dalam memperkaya materi dan pengalaman selama menjalankan program KKN di Gampong Leu Ue, khususnya dalam memahami perkembangan teknologi komunikasi dan informasi.
Sementara itu, Ketua Kelompok 40 KKN Unaya, Ahmad Fauzi, menyebutkan bahwa kunjungan tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi dirinya dan rekan-rekan mahasiswa.
Menurutnya, selama ini mereka hanya menyaksikan siaran televisi dari rumah, namun melalui kunjungan tersebut mereka dapat melihat secara langsung bagaimana sebuah program televisi diproduksi hingga ditayangkan kepada publik.
“Ini kesempatan yang sangat istimewa bagi kami. Hari ini kami dapat melihat langsung proses produksi dan penyiaran televisi di TVRI Aceh. Selama ini kami hanya menonton hasil tayangannya di rumah,” ujar Ahmad Fauzi yang merupakan mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Unaya.
Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa dipandu oleh penanggung jawab Teknologi Informasi TVRI Aceh, Rais Subagia. Mereka diajak berkeliling ke berbagai bagian penting dalam proses produksi televisi.
Mahasiswa diperkenalkan dengan sejumlah ruang kerja utama, di antaranya Studio Produksi Program Acara, Studio Produksi Berita, ruang Master Control dan Sub Control, ruang Editing, Redaksi Pemberitaan, Program Acara, hingga ruang Produksi Media Baru.
Rais Subagia menjelaskan bahwa kegiatan kunjungan seperti ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk memahami perkembangan teknologi komunikasi dan penyiaran yang terus berkembang.
Menurutnya, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi saat ini telah mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi di berbagai platform, baik melalui televisi maupun media digital.
“Teknologi komunikasi saat ini berkembang sangat pesat dan memberikan banyak manfaat bagi kehidupan masyarakat. Pengetahuan tentang teknologi informasi sudah menjadi kebutuhan bagi generasi saat ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, dunia broadcasting atau penyiaran memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat karena menjadi sarana penyebaran informasi, edukasi, dan hiburan kepada publik secara luas.
Sebagaimana diketahui, broadcasting merupakan proses penyebaran informasi berupa audio maupun video kepada masyarakat melalui berbagai media seperti televisi, radio, satelit, maupun internet.
Melalui kunjungan ini, mahasiswa KKN diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman praktis, tetapi juga memahami peran strategis media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. []
Editor: Redaksi






















