MITRABERITA.NET | Setelah sempat tertunda hampir lima bulan akibat sengketa hasil pemilihan, Drs. Lukfandi, MM akhirnya resmi dilantik sebagai Keuchik Gampong Lam Bheu, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (12/3/2026).
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan oleh Camat Darul Imarah Muhammad Basir, S.STP., M.Si atas nama Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris di Gedung UDKP Kantor Camat Darul Imarah.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di bawah bimbingan rohaniawan dari Kantor Kementerian Agama Darul Imarah. Acara tersebut juga diikuti dengan penandatanganan berita acara sumpah jabatan dan pelantikan yang berjalan lancar.
Pemilihan Keuchik secara langsung (Pilchiksung) di Kabupaten Aceh Besar dilaksanakan secara serentak pada 16 Oktober 2025. Namun, pelantikan Keuchik Lam Bheu sempat tertunda karena adanya gugatan dari salah satu calon terhadap hasil pemilihan.
Dalam pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS), Lukfandi yang merupakan calon nomor urut 02 memperoleh suara terbanyak dengan 636 suara. Sementara pesaingnya, Syahrul nomor urut 01 meraih 626 suara, terpaut delapan suara. Adapun calon nomor urut 03, Marzuki, memperoleh 417 suara.
Perbedaan tipis perolehan suara tersebut memicu gugatan dari pihak lain sehingga Panitia Pemilihan Keuchik Gampong Lam Bheu harus menghadapi proses sengketa yang kemudian bergulir hingga ke tingkat Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.
Setelah melalui berbagai tahapan penyelesaian melalui musyawarah dan mufakat dengan melibatkan berbagai pihak, akhirnya Lukfandi ditetapkan sebagai Keuchik Lam Bheu terpilih melalui Surat Keputusan Bupati Aceh Besar Nomor 143 tertanggal 4 Maret 2026.
Dalam sambutannya, Camat Darul Imarah Muhammad Basir menyampaikan ucapan selamat kepada Lukfandi yang telah resmi dilantik sebagai keuchik definitif Gampong Lam Bheu.
“Walaupun prosesnya sudah hampir lima bulan dari waktu pemilihan, namun dengan pelantikan ini polemik keuchik Lam Bheu sudah berakhir. Kami berharap kepada keuchik yang dilantik untuk mulai melaksanakan tugas-tugasnya dalam membantu dan mengayomi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengakhiri perbedaan yang terjadi selama proses pemilihan dan kembali bersatu membangun gampong.
“Hilangkankan persoalan masa lalu, kembali bersinergi dan berkolaborasi dengan semua unsur di gampong untuk membangun Gampong Lam Bheu yang lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Besar Jakfar, SP., M.Si mengatakan bahwa dengan dilantiknya Keuchik Lam Bheu, maka seluruh proses pelantikan keuchik hasil Pilchiksung 2025 di Kecamatan Darul Imarah telah tuntas.
Ia berharap keuchik yang baru dilantik dapat segera menyusun program kerja gampong agar pembangunan desa dapat berjalan seiring dengan gampong lainnya di wilayah tersebut.
“Dengan dilantiknya keuchik Lam Bheu, pelantikan keuchik hasil Pilchiksung 2025 di Kecamatan Darul Imarah sudah selesai. Kita berharap keuchik baru dapat menyusun rencana kerja gampong sehingga dapat kembali sejajar dengan gampong lain sesuai visi dan misi yang telah disampaikan,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan pelantikan dan pengukuhan Dra. Dahlia Jamaluddin Safa sebagai Ketua TP-PKK dan Bunda PAUD Gampong Lam Bheu oleh Ketua TP-PKK dan Bunda PAUD Kecamatan Darul Imarah drg. Cut Reinilda Risca.
Acara pelantikan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam Darul Imarah, anggota Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) Lam Bheu, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, serta para pendukung dan warga setempat. []
Editor: Redaksi


















