MITRABERITA.NET | Ketua TP PKK Aceh, Marlina Usman, menyalurkan bantuan tiga ekor sapi meugang kepada masyarakat di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (13/2/2026). Penyerahan bantuan turut didampingi Staf Ahli TP PKK Aceh, Mukarramah Fadhlullah, bersama jajaran pengurus TP PKK Aceh.
Bantuan sapi meugang tersebut disalurkan kepada masyarakat di Gampong Paya Rabo, Gampong Babah Krueng, serta Gampong Panti Jaloh. Selain sapi meugang, TP PKK Aceh juga menyalurkan bantuan bahan pangan berupa beras, minyak goreng, gula pasir, sarden, dan kurma.
Marlina atau yang akrab disapa Kak Na, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian TP PKK Aceh agar masyarakat dapat menyambut bulan suci Ramadan dengan penuh sukacita melalui tradisi meugang yang telah mengakar kuat dalam budaya Aceh.
Ia menuturkan, tradisi meugang bukan sekadar kegiatan menyembelih hewan ternak, tetapi juga menjadi simbol rasa syukur sekaligus momentum mempererat silaturahmi antarwarga serta berbagi kebahagiaan dengan anak yatim dan masyarakat kurang mampu.
“Meugang merupakan warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat merasakan kebersamaan dan kegembiraan dalam menyambut bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Sementara itu, Keuchik Gampong Paya Rabo, Zubir, menyampaikan apresiasi atas perhatian TP PKK Aceh terhadap masyarakat di wilayahnya, khususnya warga yang terdampak bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat dan meringankan beban masyarakat menjelang Ramadan.
Ucapan terima kasih serupa juga disampaikan Keuchik Gampong Babah Krueng, Mahdi Abdullah, serta aparatur Gampong Panti Jaloh. Mereka menilai bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian nyata pemerintah dan TP PKK Aceh terhadap kesejahteraan masyarakat.
Tradisi meugang sendiri merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat Aceh. Tradisi yang dikenal juga dengan istilah Uroe Meugang dan Mak Meugang ini dilaksanakan menjelang Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha sebagai simbol kebersamaan, kepedulian sosial, serta ungkapan rasa syukur dalam menyambut hari besar keagamaan.
Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Aceh berharap nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial dalam tradisi meugang dapat terus dilestarikan sekaligus memperkuat solidaritas masyarakat di Aceh. []














