TNI/POLRI

Kapolda Aceh Targetkan 150 Huntap Polri di Aceh Tamiang Rampung dalam Tiga Bulan

×

Kapolda Aceh Targetkan 150 Huntap Polri di Aceh Tamiang Rampung dalam Tiga Bulan

Sebarkan artikel ini
Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah meninjau progres pembangunan 150 unit hunian tetap (huntap) Polri bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (6/2/2026). Foto: Humas Polri

MITRABERITA.NET | Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah meninjau langsung progres pembangunan hunian tetap (huntap) Polri bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (6/2/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan pembangunan sekaligus menjaga kualitas hunian yang sedang dikerjakan.

Pembangunan huntap Polri tersebut direncanakan berdiri di atas lahan seluas sekitar 6,5 hektare dan akan diresmikan oleh Kapolri. Pada tahap awal, proyek tersebut mencakup pembangunan 150 unit rumah yang diperuntukkan bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi.

Berdasarkan laporan di lapangan, progres pembangunan fisik huntap saat ini telah mencapai lebih dari 30 persen, sementara kesiapan lahan tercatat sekitar 70 persen. Kapolda Aceh menegaskan pentingnya percepatan pembangunan agar masyarakat dapat segera menempati hunian yang layak dan aman.

“Pembangunan huntap ini membawa harapan besar bagi masyarakat terdampak bencana. Saya meminta seluruh pihak yang terlibat agar terus mempercepat progres pekerjaan tanpa mengabaikan kualitas bangunan,” ujar Marzuki Ali Basyah di sela peninjauan.

Kapolda juga menekankan bahwa pembangunan huntap merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Polri dalam mendukung pemulihan pascabencana serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Sementara itu, pengawas pembangunan huntap dari PT Prayoga Mandiri Sukses, Anton, menjelaskan bahwa pembangunan rumah tipe 36 dilakukan secara bertahap dengan metode pengerjaan cepat. Untuk setiap unit rumah, proses pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar dua hari.

“Hingga saat ini telah terbangun 16 unit rumah atau delapan kopel yang telah memasuki tahap pondasi. Kami menargetkan keseluruhan pembangunan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar tiga bulan,” jelas Anton.

Apresiasi terhadap pembangunan huntap tersebut juga disampaikan tokoh masyarakat Desa Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Karimuddin. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan pembangunan 150 unit huntap ini. Semoga kebaikan ini menjadi amal jariah bagi seluruh pihak yang telah membantu,” ungkapnya.

Pembangunan huntap Polri di Aceh Tamiang diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat korban bencana, sekaligus memperkuat peran Polri sebagai institusi yang hadir secara humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Editor: Redaksi

Media Online