DAERAHTNI/POLRI

Kapolda Aceh Mengajak Semua Pihak Dukung Pemulihan Korban Bencana Menjelang Ramadan

×

Kapolda Aceh Mengajak Semua Pihak Dukung Pemulihan Korban Bencana Menjelang Ramadan

Sebarkan artikel ini
Kapolda Aceh menyerahkan langsung bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak di Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, Selasa 20 Januari 2026. Foto: Humas Polri

MITRABERITA.NET | Kapolda Aceh Irjen Marzuki Ali Basyah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pemulihan korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara, khususnya menjelang bulan suci Ramadan.

Ajakan tersebut disampaikan saat Kapolda Aceh menyerahkan langsung bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak di Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, Selasa 20 Januari 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Aceh menyerahkan bantuan berupa 300 unit kasur tidur, paket sembako, serta Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada korban banjir bandang yang rumahnya hanyut akibat bencana.

Bantuan kasur merupakan hasil kolaborasi Kapolda Aceh bersama Yayasan PT Mapanbumi, Paramitha Foundation, dan Yayasan HOPE.

Selain itu, Kapolda Aceh juga menyerahkan secara simbolis Dana Tunggu Hunian sebesar Rp1,8 juta per keluarga untuk jangka waktu tiga bulan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban korban yang saat ini masih dalam proses pemulihan pascabencana.

Seluruh bantuan diantar langsung oleh Kapolda Aceh ke lokasi terdampak sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang dilanda musibah.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Aceh juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para korban untuk melihat kondisi riil di lapangan serta mendengarkan kebutuhan mendesak yang mereka hadapi.

“Saya bersama pejabat utama Polda Aceh, didampingi Kapolres Aceh Tenggara dan unsur Forkopimda, mengantar langsung bantuan kasur dan Dana Tunggu Hunian kepada korban banjir bandang di Ketambe. Sekaligus kami ingin mendengar langsung apa saja kebutuhan mendesak masyarakat, apalagi sebentar lagi memasuki bulan suci Ramadan,” ujar Irjen Marzuki Ali Basyah.

Jenderal bintang dua asal Tangse itu menegaskan pentingnya dukungan berkelanjutan dari seluruh pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat luas, agar proses pemulihan korban bencana dapat berjalan optimal. Menurutnya, solidaritas dan kepedulian sosial menjadi kunci utama dalam membantu masyarakat bangkit dari musibah.

Di sela kunjungan kerjanya, Kapolda Aceh juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, unsur Forkopimda, serta seluruh masyarakat Aceh Tenggara atas sinergi dan kerja keras dalam penanggulangan bencana banjir bandang yang terjadi pada 27 November 2025 lalu.

Berkat kekompakan dan kolaborasi yang solid, Kabupaten Aceh Tenggara tercatat sebagai daerah pertama di Aceh yang berhasil menurunkan status dari tanggap darurat bencana ke tahap pemulihan pascabencana. Capaian tersebut dinilai sebagai contoh baik dalam penanganan bencana berbasis kerja sama lintas sektor.

Kapolda Aceh menilai, semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh elemen masyarakat Aceh Tenggara sejalan dengan moto daerah setempat, yakni “sepakat segenep”. Nilai tersebut diharapkan terus dijaga dan diperkuat, tidak hanya dalam penanganan bencana, tetapi juga dalam membangun daerah ke depan.

“Dengan semangat sepakat segenep, saya yakin proses pemulihan akan berjalan lebih cepat dan masyarakat bisa kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan,” pungkasnya.

Editor: Redaksi

Media Online