GLOBAL

Israel Serang Sejumlah Negara Arab, Seluruh Timur Tengah Panik

×

Israel Serang Sejumlah Negara Arab, Seluruh Timur Tengah Panik

Sebarkan artikel ini
Israel Serang Sejumlah Negara Arab. Foto: Ilustrasi - Reuters

MITRABERITA.NET | Kawasan Timur Tengah kembali bergolak. Dalam sepekan terakhir, Israel melancarkan serangan udara ke sedikitnya enam negara sekaligus: Palestina, Lebanon, Suriah, Tunisia, Qatar, dan Yaman.

Alasan yang dikemukakan Tel Aviv tetap sama, yakni melumpuhkan kelompok Hamas. Namun skala serangan kali ini membuat kawasan panik dan dunia internasional terkejut.

Gaza: Genosida yang Terus Berlanjut

Serangan paling mematikan masih terjadi di Gaza. Hanya dalam sehari, Senin 8 September, 67 warga sipil meninggal dunia dan lebih dari 320 lainnya terluka.

Total korban sejak awal pekan sudah mencapai 150 orang meninggal dunia dan lebih dari 540 mengalami luka-luka.

Sejak awal serangan Israel, lebih dari 64 ribu warga Palestina terbunuh, termasuk sekitar 20 ribu anak-anak.

Rumah sakit kewalahan, jutaan orang masih terjebak di Kota Gaza, dan bantuan kemanusiaan sulit masuk.

Banyak pihak menyebut aksi Israel sebagai bentuk genosida, sementara Mahkamah Pidana Internasional (ICC) sudah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Lebanon: Perjanjian Gencatan Senjata Dilanggar

Di Lebanon, militer Israel mengklaim menargetkan depot senjata milik Hizbullah. Namun, klaim itu tidak dapat diverifikasi. Hizbullah sendiri belum merespons secara resmi.

Serangan ini dipandang sebagai pelanggaran atas perjanjian gencatan senjata yang diteken November lalu, memperbesar risiko perang terbuka di perbatasan utara Israel.

Suriah: Serangan ke Basis Militer

Pesawat tempur Israel menghantam pangkalan udara di Homs dan barak militer dekat Latakia.

Pemerintah Suriah menyebut aksi itu sebagai “pelanggaran terang-terangan kedaulatan” dan ancaman langsung bagi keamanan regional.

Padahal, beberapa bulan terakhir Damaskus dan Tel Aviv sempat menjajaki dialog damai.

Serangan ini memperlihatkan rapuhnya proses diplomasi yang dibangun dengan Israel.

Tunisia: Armada Kemanusiaan Jadi Sasaran

Serangan drone Israel di Tunisia menargetkan Global Sumud Flotilla, armada sipil berisi lebih dari 50 kapal yang hendak menembus blokade Gaza.

Armada ini sempat berlabuh di pelabuhan Sidi Bou Said dan dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Gaza.

Serangan tersebut menimbulkan kecaman keras, sebab melibatkan negara ketiga dan menyasar misi kemanusiaan.

Qatar: Kedaulatan Negara Teluk Dilanggar

Serangan Israel ke Qatar dianggap sebagai titik balik krisis ini. Tel Aviv menghantam sebuah bangunan di Doha yang digunakan delegasi Hamas untuk membahas proposal gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat.

Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyebut serangan itu sebagai bentuk “terorisme”. Ia menegaskan, Israel telah menyeret kawasan ke dalam kekacauan.

Negara-negara Teluk kini bersatu mendukung Qatar, bahkan mempertimbangkan kembali proses normalisasi dengan Israel.

Yaman: Ratusan Korban di Sanaa dan al-Jawf

Sedikitnya 35 orang tewas dan 131 lainnya terluka akibat serangan udara Israel di ibu kota Sanaa dan provinsi al-Jawf.

Korban termasuk warga sipil, pasien medis, hingga pegawai pemerintahan.

Infrastruktur sipil ikut hancur, termasuk rumah sakit dan pemukiman padat penduduk.

Israel sebelumnya juga menargetkan pejabat tinggi Yaman, termasuk Perdana Menteri Ahmed al-Rahawi.

Aksi militer berulang ini memperburuk penderitaan rakyat Yaman yang sudah lama terjebak perang.

Gelombang Panik dan Ancaman Regional

Rentetan serangan ke enam negara menunjukkan eskalasi militer Israel yang semakin luas di Timur Tengah.

Dari Gaza hingga Teluk, dari Levant hingga Afrika Utara, kawasan kini berada di bawah bayang-bayang konflik regional berskala besar.

Kecaman internasional terus mengalir, sementara Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) berencana menggelar KTT darurat untuk merumuskan langkah bersama menghadapi agresi Israel.

Editor: Tim Redaksi

Media Online