PERISTIWA

Diduga Lalai Saat Memasak, Kebakaran Hanguskan Tiga Rumah di Banda Aceh

108
×

Diduga Lalai Saat Memasak, Kebakaran Hanguskan Tiga Rumah di Banda Aceh

Sebarkan artikel ini
Petugas Damkar Banda Aceh saat berupaya memadamkan api yang membakar tiga rumah di Gampong Nesu Jaya, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, pada Rabu 7 Januari 2026. Foto: Dok. Damkar Banda Aceh

MITRABERITA.NET | Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Gampong Nesu Jaya, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, pada Rabu pagi 7 Januari 2026. Insiden tersebut menghanguskan tiga unit rumah kopel permanen, diduga akibat kelalaian saat memasak menggunakan kayu bakar.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 09.10 WIB dan pertama kali dilaporkan oleh warga bernama Abdul Muis (75) melalui layanan telepon darurat Pemadam Kebakaran Kota Banda Aceh.

Abdul Muis diketahui sebagai pemilik salah satu rumah yang terdampak, sementara satu unit lainnya ditempati oleh Riti Zahra sebagai penyewa.

Lokasi kebakaran berada di Jalan Merak, Gampong Nesu Jaya, yang dikenal sebagai kawasan dengan jarak bangunan cukup rapat, sehingga api dengan cepat merambat ke rumah lainnya.

Menerima laporan, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh, Muhammad Hidayat, S.Sos, langsung mengerahkan enam unit armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Untuk mempercepat proses penanganan, satu unit armada tambahan turut dikerahkan dari Kabupaten Aceh Besar.

Petugas pemadam kebakaran bergerak cepat melakukan upaya pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Setelah hampir satu jam berjibaku dengan kobaran api, petugas berhasil mengendalikan dan memadamkan api sepenuhnya pada pukul 10.00 WIB. Seluruh armada kemudian kembali ke pos masing-masing setelah dipastikan tidak ada potensi kebakaran lanjutan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, tiga unit rumah mengalami kerusakan berat akibat dilalap si jago merah.

Berdasarkan hasil penelusuran awal, kebakaran diduga kuat dipicu oleh kelalaian saat memasak menggunakan kayu bakar, yang kemudian memicu percikan api dan dengan cepat membesar.

Pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam aktivitas memasak, terutama yang masih menggunakan bahan bakar tradisional, serta memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan dapur.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat, guna mencegah kerugian yang lebih besar di kemudian hari.

Editor: Redaksi

Media Online