MITRABERITA.NET | Bupati Aceh Besar, H Muharram Idris mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para camat di wilayahnya untuk saling bahu-membahu dalam membangun daerah serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pria yang akrab disapa Syech Muharram itu menekankan tentang pentingnya bekerja dengan penuh tanggung jawab dalam menjalankan amanah yang diberikan.
“Seluruh OPD dan camat harus saling bersinergi dan bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab demi kemajuan Aceh Besar,” ujarnya.
Hal itu disampaikan Bupati Aceh Besar dihadapan seluruh kepala OPD dan Camat dijajaran Pemkab Aceh pada acara penandatanganan fakta integritas OPD dan camat, di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (17/3/2026).
Syech Muharram yang didamping Wakil Bupati Drs H Syukri A Jalil, juga mengingatkan para camat agar memastikan pelayanan kepada masyarakat di tingkat kecamatan dapat dipermudah serta berjalan dengan baik.
“Saya minta para camat memastikan pelayanan bagi masyarakat di kecamatan dipermudah dan berjalan optimal,” tegasnya.
Selain itu, Syech Muharram meminta para camat untuk lebih proaktif dalam membina masyarakat di wilayah masing-masing, sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat.
Bupati Aceh juga menegaskan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan agar tidak mengorbankan lahan produktif milik masyarakat, khususnya lahan pertanian.
“Para camat harus memantau pelaksanaan pembangunan di wilayahnya masing-masing agar tidak menghilangkan lahan produktif. Kita harus menjaga lahan pertanian karena berkaitan dengan keterbatasan dan ketahanan pangan,” jelasnya.
Bupati Syech Muharram juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba merusak Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).
“Apabila ada yang ingin merusak LP2B, harus kita tindak tegas. Jangan sampai kita menciptakan generasi penerus yang harus membeli bahan pangan dari daerah luar,” katanya.
Syech Muharram mengungkapkan bahwa setelah Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mulai menerapkan program “beut kitab” di tingkat kecamatan.
“Siap lebaran, kita akan langsung terapkan beut kitab bak kecamatan dengan melibatkan lima orang jamaah per gampong, terutama yang memiliki peran dalam pengambilan keputusan di masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, program tersebut bertujuan untuk menyesuaikan penerapan hukum dalam kehidupan masyarakat serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat Aceh Besar.
Turut hadir Sekda Aceh Besar Bahrul Jamil, para staf ahli Bupati, para Asisten Sekdakab, para kepala OPD dan camat serta staf khusus Bupati Aceh Besar. []






















