DAERAHEKONOMI & BISNIS

Bundesma Darul Imarah Berkembang Pesat, Aset Tembus Rp5,2 Miliar dan Dorong Ekonomi Warga

×

Bundesma Darul Imarah Berkembang Pesat, Aset Tembus Rp5,2 Miliar dan Dorong Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama Bundesma Darul Imarah Sejahtera, Mardiana, di kantor Bundesma Lampeuneurut, Aceh Besar, Rabu (11/3/2026). Lembaga keuangan desa tersebut kini memiliki aset lebih dari Rp5,2 miliar dan menyalurkan modal usaha bagi puluhan kelompok UMKM desa. Foto: Mitraberita

MITRABERITA.NET | Lembaga Keuangan Desa (LKD) Bundesma Darul Imarah Sejahtera terus menunjukkan eksistensinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa di Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar.

Sejak berdiri pada tahun 1998, lembaga keuangan berbasis desa ini terbukti mampu membantu pengembangan usaha masyarakat melalui program simpan pinjam yang dikelola secara profesional.

Direktur Utama Bundesma Darul Imarah Sejahtera, Mardiana, mengatakan lembaga tersebut memulai operasionalnya dengan modal awal sebesar Rp2.123.622.500. Dalam perjalanannya, Bundesma terus berkembang hingga mampu mencatatkan total aset mencapai Rp5.246.268.114 per Desember 2025.

“Sejak berdiri hingga sekarang, Bundesma terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam membantu permodalan usaha masyarakat,” kata Mardiana saat ditemui di Kantor Bundesma Darul Imarah Sejahtera di Kompleks Perkantoran Camat Darul Imarah, Lampeuneurut, Aceh Besar, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, Bundesma yang merupakan bagian dari Badan Usaha Milik Desa Bersama memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi desa, terutama dalam mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia menjelaskan, BUMDes pada dasarnya memiliki fungsi penting dalam pengelolaan usaha desa, investasi, serta pemanfaatan potensi lokal untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) dan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui lembaga keuangan desa ini, kami berupaya membantu masyarakat mendapatkan akses modal usaha yang lebih mudah dengan skema yang ringan dan berbasis syariah,” ujarnya.

Saat ini, Bundesma Darul Imarah Sejahtera dikelola oleh lima orang pengurus dan dua staf. Hingga akhir 2025, lembaga ini telah menyalurkan dana simpan pinjam kepada 51 kelompok usaha yang tersebar di 20 gampong di Kecamatan Darul Imarah.

Namun demikian, masih terdapat 12 gampong dari total 32 gampong di kecamatan tersebut yang belum memanfaatkan fasilitas pembiayaan dari Bundesma.

“Sebagian gampong belum mengajukan pinjaman modal usaha. Kemungkinan karena kurangnya informasi di tingkat desa atau kehati-hatian keuchik dalam memberikan rekomendasi,” jelas Mardiana.

Ia menambahkan, skema pembiayaan yang diterapkan Bundesma menggunakan pola keuangan syariah dengan sistem bagi hasil yang relatif kecil sehingga tidak memberatkan masyarakat.

Ke depan, pihaknya berharap semakin banyak kelompok usaha desa yang memanfaatkan layanan pembiayaan dari Bundesma guna meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat.

“BUMDes memiliki manfaat besar dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga desa. Selain membuka peluang usaha dan lapangan kerja, lembaga ini juga dapat memperkuat kemandirian desa serta menambah Pendapatan Asli Desa,” pungkasnya.

Keberadaan Bundesma Darul Imarah Sejahtera diharapkan terus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa sekaligus mendorong tumbuhnya lebih banyak usaha produktif di wilayah Aceh Besar.

Editor Redaksi

Media Online