MITRABERITA.NET | Sebanyak 665 peserta dari 23 kafilah kecamatan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXV tingkat Kabupaten Aceh Besar tahun 2026. Ajang yang berlangsung selama tujuh hari, mulai 24 hingga 31 Oktober, tersebut digelar di sembilan arena yang tersebar di Kecamatan Kuta Baro.
“MTQ ini menjadi momentum penting untuk kembali menghidupkan pembinaan tilawatil Quran di Aceh Besar. Melalui berbagai cabang yang diperlombakan, kita berharap dapat menjaring qari dan qariah terbaik yang mampu membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Aceh Besar, Farhan AP.
Farhan menjelaskan, MTQ XXXV merupakan kelanjutan dari MTQ XXXIV yang digelar pada 2018. Setelah sempat tidak terlaksana akibat pandemi COVID-19, kegiatan tersebut kembali diselenggarakan pada 2026 atas inisiasi Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris atau Syech Muharram.
Menurutnya, pelaksanaan MTQ menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan peserta sekaligus menyeleksi qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang dipersiapkan mewakili Aceh Besar pada MTQ tingkat provinsi dan nasional.
Beragam cabang dipertandingkan dalam kegiatan tersebut, meliputi tilawah, qira’ah sab’ah, tartil, tahfiz, tafsir Al-Quran, fahmil Quran, syarhil Quran, khattil Quran, serta karya tulis ilmiah Al-Quran (KTIQ). Setiap cabang memiliki ketentuan dan kategori peserta sesuai tingkat kemampuan masing-masing.
Arena utama Lapangan Bung Cala menjadi lokasi perlombaan tilawah. Sementara itu, cabang qira’ah sab’ah dipusatkan di Masjid Baitul Makmur Ateuk, sedangkan lomba tartil dan tahfiz satu hingga lima juz berlangsung di Meunasah Babah Jurong.
Untuk cabang tahfiz 10, 20, dan 30 juz, perlombaan digelar di Meunasah Bung Bak Jok. Adapun lomba tafsir Al-Quran dalam bahasa Arab, bahasa Inggris, dan bahasa Indonesia dilaksanakan di Meunasah Lampuuk.
Cabang syarhil Quran berlangsung di Aula Kantor Camat Kuta Baro. Sementara itu, fahmil Quran dan khattil Quran dipusatkan di Aula serta ruang kelas Dayah Daruzzahidin. Adapun perlombaan KTIQ berlangsung di laboratorium komputer dayah tersebut.
Perlombaan mencakup kategori putra dan putri, mulai dari golongan anak-anak, remaja, hingga dewasa sesuai ketentuan setiap cabang. Selain kemampuan membaca dan menghafal Al-Quran, peserta juga diuji dalam pemahaman kandungan ayat, penyampaian pesan Al-Quran, seni kaligrafi, dan penulisan karya ilmiah.
Pembukaan MTQ XXXV turut diwarnai dengan defile kafilah dari seluruh kecamatan dan pelantikan 95 dewan hakim oleh Bupati Aceh Besar. Dalam kesempatan yang sama, piala bergilir diserahkan oleh Camat Darul Imarah, Muhammad Basir SSTP MSi, sebagai perwakilan juara umum MTQ sebelumnya, kepada Bupati Aceh Besar untuk kemudian diteruskan kepada Ketua LPTQ Aceh Besar, Farhan AP.
Seluruh rangkaian pembukaan dan pelaksanaan MTQ XXXV juga disiarkan secara langsung melalui Radio Panglima Polem FM Kota Jantho pada frekuensi 104 MHz. Siaran tersebut memungkinkan masyarakat mengikuti perkembangan kegiatan meskipun tidak hadir langsung di lokasi perlombaan.[]






















