PEMERINTAHAN

Wali Kota Sabang: Masyarakat Harus Bangga Gunakan Produk UMKM Lokal

×

Wali Kota Sabang: Masyarakat Harus Bangga Gunakan Produk UMKM Lokal

Sebarkan artikel ini
Zulkifli saat Lomba Fashion Show Casual Ecoprint IPEMI Piala Ibu Wali Kota Sabang Tahun 2026 di Aula Pulau Weh, Lantai IV, Kantor Wali Kota Sabang, Sabtu (17/10/2026). Foto: Prokopim Sabang

MITRABERITA.NET | Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam mengajak masyarakat untuk bangga menggunakan produk dan jasa pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Mulai dari fesyen berbahan ecoprint hingga jasa menjahit dan membordir, produk lokal dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing.

Ajakan tersebut disampaikan Zulkifli saat membuka Lomba Fashion Show Casual Ecoprint IPEMI Piala Ibu Wali Kota Sabang Tahun 2026 di Aula Pulau Weh, Lantai IV, Kantor Wali Kota Sabang, Sabtu (17/10/2026).

Menurutnya, keberadaan UMKM bukan hanya menjadi sumber penghasilan bagi pelaku usaha, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, masyarakat perlu berperan aktif dengan memilih produk lokal dan memanfaatkan jasa yang tersedia di Kota Sabang.

“Kami yakin dengan kehadiran ecoprint yang begitu aktif di Sabang, UMKM yang ada di Sabang akan semakin meningkat dan berkembang. Harapan kami, ibu-ibu harus optimis dalam menjalankan kegiatan ini,” ujarnya.

Kegiatan yang diinisiasi Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Pimpinan Daerah Kota Sabang tersebut merupakan bagian dari peringatan Milad IPEMI ke-6 yang turut dirangkai dengan bazar UMKM.

Sebanyak 20 pelaku UMKM ambil bagian dalam bazar, sedangkan lomba fashion show diikuti 36 peserta dari kalangan umum dan perwakilan instansi.

Zulkifli menilai, ecoprint memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk fesyen yang diminati masyarakat. Namun, potensi tersebut perlu diimbangi dengan kreativitas, kualitas bahan, desain yang menarik, serta hasil jahitan yang rapi agar produk lokal memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasaran.

Ia juga secara khusus mendorong masyarakat agar tidak selalu bergantung pada jasa dari luar daerah ketika pelaku usaha lokal memiliki kemampuan yang tidak kalah baik.

“Apabila ada orang Sabang yang bisa menjahit dengan bagus, kenapa kita harus menjahit di luar Sabang? Manfaatkan UMKM, ibu-ibu yang bisa membordir dan menjahit yang ada di Sabang,” katanya.

Untuk memperkuat pesannya, Zulkifli menceritakan pengalaman istrinya yang memanfaatkan jasa penjahit lokal untuk membuat pakaian. Menurutnya, hasil pekerjaan penjahit di Sabang memiliki kualitas yang baik sehingga layak mendapat kepercayaan dan menjadi pilihan masyarakat.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat mendorong masyarakat untuk lebih mengenal kemampuan pelaku UMKM setempat. Semakin banyak masyarakat menggunakan produk dan jasa lokal, semakin besar pula peluang perputaran ekonomi berlangsung di daerah sendiri.

Selain kualitas produk, Zulkifli menekankan pentingnya keramahan dan pelayanan dalam mempertahankan pelanggan. Menurutnya, pelaku usaha harus mampu menciptakan kenyamanan agar konsumen merasa puas dan bersedia kembali menggunakan jasa atau membeli produk yang ditawarkan.

“Yang saya pikirkan, bagaimana supaya orang senang. Kalau orang sudah senang, kita sudah untung,” ungkapnya.

Ia mengingatkan para pelaku UMKM untuk menjaga sikap, memberikan pelayanan terbaik, serta membangun kepercayaan pelanggan melalui kualitas produk dan keramahan. Hal tersebut dinilai menjadi modal penting agar usaha dapat bertahan dan berkembang secara berkelanjutan.

Pembukaan kegiatan itu turut dihadiri Ketua IPEMI Pimpinan Wilayah Aceh Tati Meutia Asmara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sabang, Ketua TP-PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Sabang Nuri Farisal, serta Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Sabang Erwani Meutia.

Rangkaian acara diawali dengan penampilan khusus fashion show Wali Kota Sabang bersama istri, dilanjutkan penampilan dewan juri dan perwakilan IPEMI, serta fashion show IPEMI Muda by Sacafodri.

Usai kegiatan, Zulkifli bersama Nuri Farisal dan Erwani Meutia menyempatkan diri berinteraksi dengan para pelaku usaha dan berbelanja di bazar UMKM. Kehadiran mereka sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap promosi dan pemasaran produk lokal.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Sabang berharap kreativitas pelaku UMKM, khususnya di bidang ecoprint dan fesyen, semakin berkembang.

Dukungan masyarakat dalam menggunakan produk serta jasa lokal diharapkan mampu memperluas pasar, meningkatkan pendapatan pelaku usaha, dan memperkuat perekonomian Kota Sabang.[]

Media Online