MITRABERITA.NET | Kepedulian terhadap korban kebakaran di Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, diwujudkan Komunitas Muda Bergerak Aceh bersama Gerakan Rakyat Aceh dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan secara langsung, pada Senin (17/8/2026).
Bantuan tersebut dihimpun dari para donatur, relawan dan masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak musibah kebakaran.
Penanggung jawab kegiatan, Ike Purwantine, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian dan ikhtiar kemanusiaan untuk hadir langsung di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Kami ingin hadir secara langsung untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran. Bantuan ini merupakan amanah dari para donatur, relawan dan masyarakat yang harus kami sampaikan kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Ike pada media ini, Rabu (19/8/2026).
Tim Muda Bergerak Aceh datang dari berbagai wilayah di Aceh untuk mengantarkan bantuan yang telah dikumpulkan. Bantuan yang dibawa meliputi pakaian layak pakai dan pakaian baru, perlengkapan ibadah, Al-Qur’an, sembako serta sejumlah kebutuhan dasar lainnya.
Bantuan kemudian diserahkan secara langsung kepada imam masjid yang juga menjadi bagian dari panitia penanganan bantuan di lokasi. Selanjutnya, bantuan tersebut akan dikelola dan disalurkan kepada para korban sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.
Ike menegaskan, bantuan tersebut bukan sekadar dukungan berupa barang, tetapi juga pesan bahwa masyarakat yang menjadi korban kebakaran tidak menghadapi musibah seorang diri.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan menjadi dukungan moral bagi saudara-saudara kita di Jagong Jeget agar tetap kuat menghadapi musibah dan bisa segera bangkit,” katanya.

Menurut Ike, keterlibatan para donatur, relawan dan masyarakat menjadi bagian penting dalam aksi kemanusiaan tersebut. Tanpa dukungan berbagai pihak, bantuan yang disalurkan tidak akan dapat terkumpul dan menjangkau masyarakat terdampak.
Muda Bergerak Aceh bersama Gerakan Rakyat Aceh menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mempercayakan bantuan untuk disalurkan kepada korban kebakaran.
Setiap bantuan yang dititipkan, kata Ike, merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Karena itu, penyaluran dilakukan dengan memastikan bantuan diterima pihak yang dapat meneruskannya kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi penyemangat bagi warga untuk kembali menata kehidupan setelah kehilangan akibat kebakaran.
Aksi kemanusiaan ini juga menjadi pengingat bahwa solidaritas masyarakat Aceh tetap kuat ketika saudara sebangsa menghadapi musibah. “Dari Aceh, untuk saudara kita. Bergerak bersama, hadir untuk sesama,” ujar Ike.
Editor: Redaksi














