MITRABERITA.NET | Kepedulian terhadap warga yang tengah berjuang bangkit dari keterbatasan kembali ditunjukkan Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST. Ia menyerahkan bantuan satu unit becak motor kepada Adi, warga Lampriet, Kota Banda Aceh, yang tengah berjuang memulihkan kondisi kesehatannya pasca serangan stroke.
Penyerahan bantuan tersebut berlangsung penuh haru. Adi tampak tak mampu menyembunyikan rasa syukur dan harapan yang terpancar dari wajahnya. Dengan kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih, pria berkacamata itu berjalan perlahan dan tertatih, namun tetap menunjukkan semangat untuk terus bekerja demi menafkahi keluarganya.
Adi diketahui mengalami stroke beberapa waktu lalu yang berdampak pada aktivitas kesehariannya, termasuk dalam mencari penghasilan. Bantuan becak motor tersebut diharapkan menjadi solusi agar ia tetap bisa menjalankan usaha dan memenuhi kebutuhan keluarga.
“Becak ini mungkin tidak mewah, tetapi semoga bisa membantu usaha Bang Adi dalam menafkahi keluarganya,” ujar Irwansyah, pada Sabtu 7 Februari 2026.
Irwansyah mengakui, profesi pengayuh becak saat ini menghadapi tantangan besar seiring meningkatnya persaingan dengan transportasi berbasis aplikasi. Meski demikian, ia berharap becak motor tersebut dapat menjadi sarana yang memudahkan Adi dalam mencari rezeki.
Politisi PKS itu menjelaskan, sosok Adi merupakan contoh keteguhan dan semangat pantang menyerah. Di tengah keterbatasan fisik yang dialaminya, Adi tetap aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
“Bang Adi dikenal sebagai pribadi yang gigih. Meski dalam kondisi kesehatan yang belum pulih sepenuhnya, beliau tetap rutin melaksanakan shalat berjamaah di masjid maupun mushala. Bahkan, setiap ada kegiatan positif dan keilmuan, beliau selalu berusaha hadir,” ungkapnya.
Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya menjadi alat transportasi, tetapi juga menjadi penyemangat bagi Adi untuk terus berjuang membangun ekonomi keluarga. Irwansyah juga menegaskan komitmennya untuk terus memperhatikan masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang menghadapi keterbatasan akibat kondisi kesehatan.
Bagi Adi, bantuan tersebut bukan sekadar kendaraan, melainkan harapan baru untuk tetap produktif dan mandiri dalam menjalani kehidupan sehari-hari. []






















