EKONOMI & BISNIS

Inflasi Cenderung Naik saat Ramadan, Kepala BI Aceh Lakukan Antisipasi

155
×

Inflasi Cenderung Naik saat Ramadan, Kepala BI Aceh Lakukan Antisipasi

Sebarkan artikel ini
Kepala BI Provinsi Aceh Agus Agus, saat bincang bareng media di Tropicollo Banda Aceh, Rabu 21 Januari 2026. FOTO: MITRABERITA.NET

MITRABERITA.NET | Bank Indonesia Provinsi Aceh memastikan akan melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menekan laju inflasi menjelang bulan suci Ramadan, yang secara historis cenderung mengalami peningkatan akibat naiknya permintaan masyarakat.

Kepala BI Aceh, Agus Chusaini, mengatakan bahwa kenaikan inflasi menjelang Ramadan merupakan fenomena yang wajar. Namun, yang terpenting adalah memastikan pasokan barang tetap tersedia agar lonjakan harga tidak terlalu tinggi.

“Kalau Ramadan inflasi kecenderungan naik, cuma kita memastikan pasokan barang tersedia, supaya kalaupun naik tidak terlalu tinggi,” ujarnya, saat menanggapi pertanyaan wartawan usai bincang bareng media, di Banda Aceh, Rabu 21 Januari 2026.

Agus menegaskan, BI Aceh akan memperkuat koordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), pemerintah daerah, serta para pelaku usaha untuk menjaga kelancaran distribusi dan kecukupan suplai barang.

“Kita akan upayakan bersama TPID, bersama pemerintah daerah, bersama pelaku usaha kita bareng-bareng,” katanya.

Menurutnya, kunci pengendalian inflasi terletak pada ketersediaan suplai. Jika pasokan mencukupi, maka tekanan harga bisa ditekan meski permintaan meningkat.

“Kalau suplainya banyak pasti akan turun. Kalau naik itu hal yang wajar karena permintaan di Ramadan dan Lebaran memang naik, tapi naiknya tidak boleh terlalu tinggi,” jelas Agus.

Kepala BI Provinsi Aceh itu berharap, sinergi lintas sektor dapat menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri.

Editor: Redaksi

Media Online