PEMERINTAHAN

Seleksi JPT Pratama Jadi Sorotan, Pemerintah Aceh Berikan Penjelasan

×

Seleksi JPT Pratama Jadi Sorotan, Pemerintah Aceh Berikan Penjelasan

Sebarkan artikel ini
Muhammad MTA. Foto: Dok. Pribadi

MITRABERITA.NET | Pemerintah Aceh menegaskan bahwa Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama bekerja secara profesional dan transparan dalam seluruh tahapan seleksi. Penegasan ini disampaikan menyusul pengumuman 10 nama peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, mengatakan bahwa pengumuman yang disampaikan Pansel merupakan hasil murni dari proses seleksi administrasi, dengan penilaian berbasis pada kelengkapan dan kesesuaian dokumen yang disampaikan oleh masing-masing peserta.

“Pansel bekerja sesuai tahapan yang telah ditetapkan sebagai bagian dari proses seleksi JPT Pratama yang komprehensif. Pengumuman tersebut merupakan hasil seleksi administrasi, artinya peserta dinyatakan lengkap secara administratif,” kata Muhammad MTA dalam keterangan resminya.

Ia menegaskan, kelulusan pada tahap administrasi tidak serta-merta menentukan hasil akhir seleksi, melainkan hanya menjadi pintu masuk bagi peserta untuk mengikuti tahapan lanjutan yang telah dijadwalkan oleh Pansel.

Menurutnya, dalam menentukan lulus atau tidaknya peserta pada tahap administrasi, Pansel sepenuhnya berpedoman pada kelengkapan berkas persyaratan yang disampaikan oleh setiap peserta. Peserta yang dinyatakan lulus berhak mengikuti proses seleksi berikutnya sesuai jadwal dan materi yang telah ditetapkan.

“Seluruh tahapan lanjutan akan terus berproses sesuai mekanisme yang berlaku, dengan materi dan jadwal seleksi yang sudah disusun oleh Pansel,” ujarnya.

Pemerintah Aceh juga menyikapi secara positif berbagai masukan dan kritik yang muncul terkait proses seleksi JPT Pratama. Menurut Muhammad MTA, kritik tersebut merupakan bagian penting dalam mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik.

“Kami memandang masukan dan kritik, baik secara personal maupun kelembagaan, sebagai bentuk kepedulian publik terhadap kualitas pemerintahan. Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Muhammad MTA memastikan bahwa setiap perkembangan proses seleksi akan dilaporkan oleh Pansel kepada Gubernur Aceh.

Pemerintah daerah, kata dia, tetap berkomitmen kuat untuk menghadirkan pejabat yang memiliki kapasitas, integritas, dan kompetensi, demi mendorong kinerja birokrasi yang profesional dan pelayanan publik yang lebih baik.

“Gubernur Aceh berpegang teguh pada prinsip tata kelola pemerintahan yang baik serta komitmen menghadirkan pejabat berkapasitas untuk Aceh yang lebih maju,” pungkasnya.

Editor: Redaksi

Media Online