NASIONALUTAMA

Prabowo Tunjuk Tito Karnavian Jadi Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera

×

Prabowo Tunjuk Tito Karnavian Jadi Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera

Sebarkan artikel ini
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/12/2025). Foto: Dok. Kemendagri

MITRABERITA.NET | Presiden Indonesia Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di tiga provinsi terdampak, yakni Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Pembentukan satgas tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai mengikuti Taklimat Awal Tahun 2026 yang dipimpin Presiden, pada Selasa 6 Januari 2026.

Dalam keterangannya, Mensesneg menjelaskan bahwa Presiden menunjuk Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebagai Ketua Satgas, dengan didampingi Richard Tampubolon sebagai Wakil Ketua Satgas.

Selain itu, pemerintah juga membentuk dewan pengarah yang akan diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

“Beliau menunjuk Bapak Jenderal Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri, sebagai Ketua Satgas yang didampingi oleh Wakil Ketua Satgas, Bapak Richard Tampubolon. Kemudian juga dibantu oleh dewan pengarah yang diketuai Menteri Koordinator Bidang PMK,” ujar Prasetyo Hadi.

Menurut Mensesneg, penunjukan Mendagri sebagai ketua satgas didasarkan pada luasnya wilayah terdampak bencana yang mencakup lebih dari satu provinsi, sehingga dibutuhkan koordinasi lintas daerah dan lintas sektor yang kuat.

“Dalam kapasitas beliau sebagai Menteri Dalam Negeri, Bapak Presiden memiliki pertimbangan dan meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Pak Mendagri, koordinasi antarprovinsi dapat dilakukan dengan lebih efektif,” jelasnya.

Terkait target kerja, Prasetyo Hadi menegaskan bahwa satgas akan bergerak secepat-cepatnya dengan mengikuti tahapan yang telah disusun oleh pemerintah, agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan terukur dan tepat sasaran.

Salah satu prioritas utama pemerintah, kata Mensesneg, adalah penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat terdampak yang hingga kini masih berada di lokasi pengungsian.

“Kalau target, tentu secepat-cepatnya. Tahapan-tahapannya sudah ada. Untuk prioritas pertama, tentunya sesegera mungkin dibangun sebanyak-banyaknya hunian bagi saudara-saudara kita yang sekarang masih berada di pengungsian,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Mensesneg menyampaikan bahwa upaya pemulihan pascabencana melibatkan berbagai pihak, mulai dari kementerian dan lembaga terkait, Polri, hingga Danantara, guna memastikan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan secara menyeluruh.

Editor: Redaksi

Media Online