DAERAH

Sempat Terhenti Satu Jam, Jembatan Bailey Kutablang Kembali Normal dan Lancarkan Arus Medan–Banda Aceh

730
×

Sempat Terhenti Satu Jam, Jembatan Bailey Kutablang Kembali Normal dan Lancarkan Arus Medan–Banda Aceh

Sebarkan artikel ini
Petugas melakukan perbaikan teknis di Jembatan Bailey Kutablang, Kabupaten Bireuen, Sabtu (27/12/2025), yang sempat menghentikan arus lalu lintas selama sekitar satu jam sebelum kembali normal. Foto: Dok. MB

MITRABERITA.NET | Jembatan Bailey Kutablang di Kabupaten Bireuen yang baru difungsikan sebagai jalur penghubung utama pascabencana banjir bandang, sempat mengalami penghentian operasional sementara, pada Sabtu siang (27/12/2025). Penghentian arus lalu lintas tersebut berlangsung sekitar satu jam guna dilakukan perbaikan teknis oleh petugas di lapangan.

Jembatan Bailey Kutablang merupakan jembatan darurat yang dibangun untuk memulihkan akses transportasi darat jalur nasional Medan–Banda Aceh, yang sebelumnya terputus akibat banjir bandang dan tanah longsor pada November lalu. Sejak diresmikan dan mulai dilintasi kendaraan, jembatan ini langsung menjadi tumpuan utama mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan oleh PT Adhi Karya (Persero) dengan dukungan kontraktor lokal PT Krueng Meuh. Proyek ini mendapat pendampingan penuh dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN). Dalam pengerjaan konstruksi, turut dilibatkan personel TNI dari Satuan Zeni Kodam Iskandar Muda.

Salah seorang warga setempat yang ditemui wartawan di lokasi mengatakan, sejak prosesi peusijuk atau peresmian adat Aceh pada pagi hari, arus lalu lintas di jembatan tersebut berjalan lancar meskipun diterapkan sistem buka tutup dari dua arah.

“Alhamdulillah sejak pagi arus kendaraan dari arah Medan dan Banda Aceh lancar. Walaupun dibuka bergiliran, semuanya tertib. Tiba-tiba siang tadi macet, saya juga tidak tahu apa penyebabnya,” ujar warga tersebut kepada media.

Saat media mendekati lokasi jembatan, petugas membatasi akses untuk alasan keselamatan. Terlihat sejumlah pekerja dan personel teknis tengah melakukan perbaikan pada bagian tertentu jembatan agar tetap aman dilalui kendaraan.

Proses perbaikan tersebut tidak berlangsung lama. Dalam waktu kurang dari satu jam, jembatan kembali difungsikan dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Selama penghentian sementara, antrean kendaraan sempat mengular dari kedua arah, baik dari arah Medan maupun Banda Aceh. Namun, antrean berangsur terurai setelah jembatan kembali dibuka dan arus lalu lintas kembali normal.

Keberadaan Jembatan Bailey Kutablang kini menjadi simbol pemulihan konektivitas wilayah yang sempat terisolasi akibat bencana alam. Jembatan darurat ini berperan penting dalam menghidupkan kembali aktivitas masyarakat, perdagangan, serta distribusi logistik di kawasan pantai utara Aceh.

Pemerintah dan pihak terkait mengimbau para pengguna jalan agar tetap bersabar dan mematuhi arahan petugas di lapangan, mengingat jembatan masih bersifat darurat dan menerapkan sistem buka tutup demi keselamatan bersama.

Editor: Redaksi

Media Online